Beranda News Kesehatan Tukar Gula Putih dengan Gula Merah

Tukar Gula Putih dengan Gula Merah

133
BERBAGI
Kesalahan
terbesar orang sekarang karena memilih gula putih atau gula pasir (sugar cane)
ketimbang gula merah (brown sugar gula enau gula kelapa). Gula pasir itu gula
olahan, seperti halnya terigu. Keduanya karbohidrat yang diolah. Sudah terbukti gula pasir dan terigu tidak
lebih menyehatkan dibanding gula merah, dan gandum.
Semua penyakit degeneratif sekarang
bermunculan lantaran konsumsi gula pasir dunia terus meningkat. Padahal gula
alami diserap usus secara berbeda, jauh lebih sempurna, dibanding penyerapan
gula olahan. Termasuk pemanis buatan (sweatener). Tidak semua pemanis buatan menyehatkan.
Padahal, hampir semua jajanan memakai pemanis buatan, bahkan ada yang
sebetulnya sudah dilarang karena mencetuskan kanker (carcinogen). Selain
menambah banyak kejadian penyakit degeneratif, mengonsumsi gula pasir lebih
banyak, gula pasir bersenyawa dengan protein dalam tubuh membentuk AGEs
(advance glycosylated endproducts).
AGEs menempel pada sel-sel tubuh dan
menjadikan sel lekas menua selain menurunkan kekebalan tubuh. Sekali lagi, apa
pun alasannya, lebih menyehatkan bila memilih bukan menu olahan, melainkan menu
alami. Bukan donat tapi ubi rebus. Bukan keripik kentang (potatoes chip) tapi
kacang rebus. Bukan beras giling tapi beras tumbuk. Bukan bistik tapi pepes
kakap.
Namun masalah selalu timbul, karena kita
biasanya dikalahkan oleh cita rasa nikmat di lidah.

Oleh kenyataan bahwa yang menyehatkan
itu umumnya lebih lezat dari yang tidak menyehatkan. Maka orang di dunia
menelan 9 Kg zat tambahan dalam makanan (food additive) seperti pengawet zat
warna penyedap perenyah zat lilin, yang tidak menyehatkan itu setiap tahun demi
mengejar kenikmatan di 10 Cm lidahnya. Jadi kembali terserah pilihan Anda,
kesehatan ada di tangan Anda sendiri. Kanker usus besar kini menduduki
peringkat atas. Boleh jadi faktor apa yang kita konsumsi pencetusnya. Salam sehat.

Dr. Handrawan Nadesul