Beranda News Bandarlampung Tunggapan PBB Capai Ratusan Miliar, Ini yang Dilakukan Pemkot Bandarlampung

Tunggapan PBB Capai Ratusan Miliar, Ini yang Dilakukan Pemkot Bandarlampung

155
BERBAGI

TERASLAMPUNG –– Tunggakan wajib pajak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Bandarlampung mencapai ratusan milayar rupiah, untuk menagih para wijib pajak tersebut Pemkot bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Bandarlampung).

“Tunggakan PBB para pemilik usaha dan pemilik tanah yang luas-luas di Bandarlampung ini mencapai ratusan miliar, ini potensi PAD yang akan kami garap bersama kejari,” kata Herman HN usai acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara antara Pemkot Bandarlampung dengan Kejari, Jumat (19/10).

Selain PBB, walikota juga mengkritisi PAD dari sektor perparkiran, menurut Herman HN dia sudah meminta Dinas Perhubungan untuk meningkatkan pemasukan dari sektor perparkiran tapi hingga kini belum terealisasi.

“Yang paling nakal perhubungan, saya tahu diparkir ada setor menyetor, pajak parkir setelah dipindahkan dari perhubungan ke BPPRD dari Rp. 3 milyar bisa ke Rp. 4,5 milyar,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bandarlampung Hentoro Cahyono mengatakan pihaknya akan berkerjasama dengan pemkot untuk membantu menagih para wajib pajak yang selama ini menunggak.

“Nanti aparat pemkot dengan kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) mendatangi para wajib pajak yg menunggak, kalau membandel kami akan melakukan panggilan,” jelasnya.

Anggota Komisi III DPRD Bandarlampung, Indrawa, mendukung langkah Walikota Herman HN dan Kejari untuk melakukan penagihan para wajib pajak PBB yang sudah lama menunggak.

“Kami selalu mendukung langkah walikota untuk menaikan PAD,” ujarnya kepada teraslampung.com.

“Sedang untuk para penunggak PBB saya sih usul kalau tanah kosong dan pemiliknya susah ditemui pasang saja plang bahwa tanah ini menunggak PBB supaya nanti kalau pemiliknya datang dia tahu tanahnya ada masalah,” imbuhnya.

Dandy Ibrahim

Loading...