Uang Hasil Merampok Dihabiskan Erwin untuk Main Judi Leng

Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Tersangka Erwin saat diperiksa di Polsek Tanjungkarang Barat, Kamis (3/12).

BANDARLAMPUNG – Tersangka Erwin (31) pelaku perampokan di Pasir Gintung mengaku, dirinya melakukan perampokan terhadap Ariyanto tetangganya sendiri bersama temannya M (DPO). Menurutnya, perampokan tersebut, memang sudah direncanakan terlebih dulu karena ia sudah mengetahui kebiasaan Ariyanto dalam sehari-harinya.

“Ya rumah saya dan Ariyanto memang berdekatan, saya tau jam berapa Ariyanto ini berangkat ke Pasar Gintung untuk berjualan dan bawa uang. Supaya tidak ketahuan dengan korban, saya dan M pakai sarung untuk menutupi wajah,”ucapnya dihadapan petugas dan awak media, Kamis
(3/12).


BACA: Polisi Ringkus Perampok Pedagang Pasar Gintung

Dikatakan Erwin, ketika Ariyanto keluar rumah sekitar pukul 03.00 WIB, ia dan M sudah menunggu korban tidak jauh dari rumahnya. Selain itu juga, ia sudah menyiapkan balok kayu dan balok kayu itu cuma untuk menakut-nakuti korban saja.

“Saya dan M mengikuti dari belakang, begitu situasinya sepi kami langsung mencegat dan membekap korban. M yang menyekap korban, saya yang merampas uangnya dan mengancam pakai balok kayu,”ujarnya.

Uang dari hasil rampasan, kata Erwin, kemudian uang tersebut ia bagi dua dengan temannya M. Masing-masing, mendapat bagian Rp 5 juta, namun uang tersebut sudah ia habiskan untuk bermain judi kartu.

“Ya uang sebesar Rp 5 juta, sudah saya habiskan untuk main judi kartu jenis leng karena saya ketagihan main judi. Begitu ada kawan yang ngajak main judi, saya nggak ada modal untuk main. Akhirnya saya merampok suapaya punya uang untuk main judi,”ungkapnya.

BACA JUGA: Diancam Balok Kayu, Korban Serahkan Uang Rp 10 Juta

Polisi menangkap Erwin (31) pelaku perampokan tidak jauh dari rumahnya di Kampung Empang, Pasir Gintung, pada Jumat (27/11/2015) lalu. Korban perampokan Ariyanto (27), adalah seorang pedagang di Pasar Gintung dan korban merupakan tetangga tersangka Erwin sendiri.

Karena brusaha kabur dan melawan saat akan ditangkap, polisi menghadiahi Erwin dengan timah panas di kakinya. Dari penangkapan tersangka, polisi menyita sebilah balok kayu yang digunakan tersangka untuk mengancam korbannya.

Selain tersangka Erwin, polisi masih memburu tersangka lain yang ikut terlibat dalam perampokan tersebut, yakni tersangka M yang saat ini masih buron (DPO).