Beranda Ruwa Jurai Tanggamus Unhan akan Kaji Tanggamus sebagai Pusat Industri Pertahanan

Unhan akan Kaji Tanggamus sebagai Pusat Industri Pertahanan

457
BERBAGI
Rektor Unhan menandatangani Mou di Balai Keratun Pemprov Lampung, Senin (23/2/2018).

TERASLAMPUNG.COM — Rektor Universitas Pertahanan (Unhan), Mayjen Yoedhi Swastanto,menyatakan pihaknya akan mengkaji kelayakan Kabupaten Tanggamus sebagai pusat industri pertahanan.

Hal itu disampaikan Yoedhi di sela-sela penandatanganan MoU dengan Kabupaten Tanggamus, Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan PT Daya Radar Utama (DRU), di Balai Keratun,Pemprov Lampung, Senin,26 Februari 2018.

“Kabupayen Tanggamus memiliki sumber daya alam potensial untuk memindahakan sejumlah pabrik yang memproduksi alat-alat pertahanan Indonesia,”kata Yoedi.

Selain menandatangani MoU, kehadiran Rektor Unhan ke Lapung adalah dalam rangka Kunjungan Kerja Dalam Negeri (KKDN) dan menyerahkan 65 mahasiswa Unhan yang akan melakukan KKDN di Lampung.

Yoedi mengatakan, hasil penelitian mahasiswa KKDN nantinua akan diserahkan ke Kementerian Pertahanan sebagai bahan masukan untuk Kemenhan.

“Pemerintah pusat  merelokasi sejumlah industri pertahanan di luar Pulau Jawa merupakan langkah untuk memperkuat industri pertahanan dan sesuai dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang mengarahkan pembangunan Indonesia secara merata. Prinsip dasarnya adalah untuk membangun pertahanan yang tangguh tidak bisa terpusat tapi harus disebarkan, harus ada perubahan paradigma seperti yang disampaikan Pak Jokowi, jangan Jawa sentris tapi Indonesia sentris. Itu artinya penyebaran,” kata dia.

Plt. Sekretaris Daerah Lampung Hamartoni Ahadis mengapresiasi dipilihnya Lampung sebagai i tempat KKDN Unhan.

Menurut Hamartoni,  sejak 2016 Pemprov  Lampung telah melakukan MoU dengan Unhan untuk meningkatkan sumber daya manusia ASN Pemprov Lampung khususunya dalam hal pertahanan negara dan bela negara.

“Melalui MoU ini ASN Pemprov Lampung berkesempatan untuk mengikuti pendidikan yang diselenggarakan Unhan,” katanya.

KKDN Unhan berlangsung dari tanggal 25 Februari hingga 2 Maret 2018, dengan rombongan berjumlah 65 orang.

Selama di Lampung mereka akan melakukan beberapa kegiatan. Antara lain  Unhan Mengajar, penelitian di  Badan Perencanaan Pembangunan daerah (Bappeda), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU&PR), Itera, dan seminar Nasional Bela Negara di Universitas Lampung.

Loading...