Beranda Virus Corona Update Corona di Lampung 26 Mei: Pasien Positif Covid-19 Sembuh Jadi 44...

Update Corona di Lampung 26 Mei: Pasien Positif Covid-19 Sembuh Jadi 44 Orang

853
BERBAGI
Infografis data kasus Covid-19 di Provinsi Lampung sampai dengan Selasa, 26 Mei 2020. Sumber: Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung
Infografis data kasus Covid-19 di Provinsi Lampung sampai dengan Selasa, 26 Mei 2020. Sumber: Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung

TERASLAMPUNG.COM — Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung merilis penambahan empat pasien positif virus corona atau Covid-19 yang sembuh pada Selasa, 26 Mei 2020. Dengan begitu, sampai hari jumlah pasien sembuh menjadi 44 orang.

Jumlah itu makin mendekati jumlah pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit atau melakukan isolasi mandiri di rumah.

Kabar baik lainnya, pada hari ini tidak ada penambahan pasien positif corona di Lampung sehingga total pasien positif sama dengan kemarin, yaitu 116 orang. Perinciannya: 64 masih dirawat/isolasi mandiri, 44 sembuh, dan 8 pasien meninggal dunia.

Empat pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh adalah pasien nomor 48, 54, 84, 69.

“Pasien nomor 48 adalah laki-laki, usia 59 tahun, warga Bandarlampung; pasien nomor 54, laki-laki, 16 tahun, warga Lampung Tengah. Pasien nomor 84, laki-laki, 18 tahun, warga Waykanan; sedangkan pasien nomor 69 adalah perempuan, 40 tahun, alamat Bandarlampung,” kata juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, Reihana, Selasa petang (26/5/2020).

Meskipun tidak ada penambahan kasus positif Covid-19, dalam sehari terakhir ada penambahan dua pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia. Ada pula penambahan PDP sebanyak satu orang. Dengan demikian, jumlah PDP di Lampung sampai hari ini ada 100 orang. Perinciannya: 12 masih dirawat, 68 orang sembuh, dan 20 orang meninggal dunia.

Orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah satu orang, sehingga ODP di Lampung saat ini menjadi 3.153. Perinciannya: 68 orang masih dalam proses pemantauan, 3.078 sudah selesai menjalani pemantauan selama 14 hari, dan 7 orang meninggal dunia.

Loading...