Beranda News Nasional Update Virus Corona 29 Maret: 1.285 Positif, 114 Meninggal, 64 Sembuh

Update Virus Corona 29 Maret: 1.285 Positif, 114 Meninggal, 64 Sembuh

358
BERBAGI
Juru bicara penanganan covid-19 untuk Indonesia Achmad Yurianto memberikan perkembangan terbaru terkait covid-19 di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020). Foto: Bisnis.com

TERASLAMPUNG.COM — Penambahan jumlah orang yang positif virus corona dan pasien virus corona yang meninggal dunia naik signifikan dalam tiga hari terakhir.

Hari ini (29/3/2020), juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, mengumumkan pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) berjumlah 1.285 orang atau bertanbah 130 kasus positif dari sehari sebelumnya. Pada Jumat (28/3/2020) orang positif virus corona di Indonesia sebanyak 1.155 orang

“Kasus positif bertambah sebanyak 130 kasus, sehingga total 1.285 kasus,” ujar Yuti dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Minggu (29/3/2020).

Menurut Yuri, jumlah pasien positif corona yang meninggal sebanyak 114 orang, atau ada penambahan sebanyak 12, sedangkan pasien yang sembuh berjumlah 64 orang atau ada penambahan sebanyak 5 dari sebelumnya 59 orang.

Berdasarkan data per hari ini, Minggu (29/03/2020) pemerintah sudah melakukan tes terhadap 6500 orang.

Achmad Yurianto meminta masyarakat saling menjaga dan melindungi agar terhindar dari wabah corona atau Covid-19 yang terus meluas. Hal ini tidak hanya berlaku untuk masyarakat yang sehat tetapi juga saling menjaga yang masyarakat yang sakit.

“Mari lindungi yang sakit. Jangan didiskriminasikan, jangan stigmatisasi tetapi lindungi dia agar bisa melakukan isoslasi diri dengan sebaiknya,” ujarnya.

Menurut Yuri, masyarakat yang sehat seharusnya memberi perlindungan dan penjagaan kepada masyarakat yang sudah terindetifikasi positif corona agar bisa menjalani isolasi dengan baik. Dengan begitu, penularan penyakit kepada orang yang sehat bisa dicegah.

“Inilah dasar pengendalian penyakit agar kia memutus rantai. Bahwa penularan penyakit ini bisa dari orang yang sakit kepada orang yang sehat melalui kontak dekat,” jelas Yuri.

Yuri mengapresiasi saat ini kesadaran masyarakat sudah mulai tumbuh untuk bersama melawan penyebaran Corona. Ia melihat, di banyak daerah, sudah banyak masyarakat yang membatasi gerak, tidak keluar rumah, dan menjaga jarak. Namun menurut dia, hal itu belum cukup bila belum dilakukan secara serentak oleh seluruh masyarakat.

Ia meminta masyarakat untuk patuh terhadap anjuran menjaga jarak untuk mencegah penularan virus. Masyarakat yang merasa sakit dan memiliki gejala influenza juga diminta taat menggunakan masker dan selalu melaksanakan etika batuk.

“Virus corona tidak hanya bisa menular melalui percikan ludah tetapi juga bisa menempel melalui benda-benda. Cuci tangan menjadi penting gunakan sabun dan air yang mengalir. Kita paham virus rusak manakala terkena detergen. Maka upaya ini yang merupakan basis penanggulangan covid harus dijalankan bersama,” katanya.

 

Loading...