Urine Positif Narkoba, Dua Anggota DPRD Pesawaran Ditetapkan Tersangka

  • Bagikan
Rama Diansyah, Wakil Komisi III DPRD Pesawaran saat diperiksa petugas Ditres Narkoba Polda Lampung, Selasa malam (3/1/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Abrar Tuntalanai,mengatakan hasil tes urine dua anggota DPRD Pesawaran, Rama Diansyah dan Yudianto, menunjukkan positif mengandung narkoba.

Urine keduanya mengandung zat  amphetamine dan methamphetamine. Keduanya pun kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

“Hasil urine positif dan ditemukan barang bukti sisa sabu, seperangkat alat isap (bong) dan pirek. Rama Diansyah, Yudianto dan Hendra kami tetapkan tersangka pengguna narkoba,”ujar Abrar, Selasa (3/1/2017) malam.

Menurutnya, Abrar, dari delapan orang yang ditangkap dalam penggerebekan di rumah Rama Diansyah di Desa Penengahan,Kecamatan Gedong Tatan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada Selasa (3/1/2017) sekitar pukul 17.30 WIB, hanya tiga orang saja hasil tes urine postif pakai narkoba.

Mereka adalah politikus Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Pesawaran, Rama Diansyah, politikus Partai Amanat Nasional(PAN) dan anggota DPRD Pesawaran, Yudianto, dan seorang kurir narkoba bernama Hendra.

BACA: Berjudi dan Pesta Sabu, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Pesawaran Dibekuk Polisi

Menurut Abrar, berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiganya mengakui sudah lama mengonsumsi barang haram tersebut.

Tersangka Hendra berperan sebagai kurir dan sering disuruh tersangka Rama Diansyah untuk membeli narkoba kepada bandarnya.

Awalnya, kata Abrar, mereka tidak mengakui dan saling lempar tanggung jawab saat polisi menemukan barang bukti sisa sabu, bong dan pirek di rumah Rama Diansyah. Saat itu tersangka Rama mengaku, sabu-sabu itu yang membawa Hendra. Sementara Hendra sendiri beralasan tidak tahu kalau ada sisa sabu di plastik tersebut.

“Akhirnya tersangka Rama mengakui bahwa dialah (Rama) yang menyuruh tersangka Hendra untuk membeli sabu-sabu tersebut. Begitu juga dengan tersangka Yudianto, sudah sering pakai sabu-sabu bersama Rama dan Hendra,”terangnya.

Abrar mengatakan, kasus tersebut masih dilakukan pengembangan guna mengungkap  pemasok atau bandar narkoba tersebut.

Berdasarkan keterarangan tersangka diketahui bahwa di daerah Pesawaran tidak hanya satu atau dua orang yang berprofesi sebagai bandar narkoba.

“Dari keterangan mereka (tersangka), kami masih kembangkan kasusnya untuk mencari dan menangkap para bandar narkoba tersebut,”tegasnya.

BACA: Wakil Ketua DPRD Pesawaran Ditangkap Polisi Saat Mabuk Narkoba Sambil Berjudi

Diberitakan sebelumnya, petugas Subdit I Satuan Reserse Narkoba Polda Lampung, menangkap Wakil Ketua DPRD Pesawaran, Rahma Diansyah dari Partai Gerindra dan Yudianto anggota DPRD Pesawaran dari Partai Amanat Nasional (PAN) bersama ke enam orang lainnya.

Polisi menangkap mereka, saat bermain judi kartu remi sembari menggelar pesta sabu-sabu di rumah milik Rahma Diansyah di Desa Penengahan, Kecamatan Gedong Tatan, Pesawaran, pada Selasa (3/1/2017) sekitar pukul 17.30 WIB.

Selain dua anggota DPRD Pesawaran, polisi juga menangkap enam orang lainnya, mereka adalah Hendra Irawan, Harpandi, Hamdani, Darma Setiawan, Hayun dan Alwi.

Dari penangkapan mereka, polisi menyita barang bukti berupa satu plastik klip berisi sisa sabu-sabu, seperangkat alat isap (bong) dan pirek, satu unit mobil Kijang Innova warna hitam BE 211 RZ milik Rama Diansyah dan beberapa unit ponsel.

  • Bagikan
You cannot copy content of this page