Beranda Hukum Usai Diperiksa, Bupati Lampung Tengah Ditahan KPK

Usai Diperiksa, Bupati Lampung Tengah Ditahan KPK

559
BERBAGI
Bupati Lampung Tengah Mustafa mengenakan rompi oranya usai diperisa selama empat jam di Kantor KPK, Jumat dinihari. (Foto: detik.com)

TERASLAMPUNG.COM — Bupati Lampung Tengah Mustafa ditahan oleh KPK, setelah sekitar empat  jam diperiksa, Jumat dini hari pukul 03.40 WIB.

Mustafa keluar dari KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (16/2/2018) pukul 03.40 WIB. Ketika keluar dari ruang pemeriksaan, Mustafa sudah memakai rompi tahanan KPK berwarna oranye.

Terkait kasus yang dihadapinya, cagub Lampung yang diusung Partai Nasdem dan PKS itu mengatakan hal itu merupakan cobaan.

bahwa “Ini adalah keputusan yang memang menjadi cobaan saya,” kata Mustafa, seperti dikutip detik.com.

Tak lama kemudian Mustafa berjalan menuju ju mobil tahanan untuk menjalani penahanan di rumah taahan.

Mustafa dibawa penyidik KPK dengan kawalan polisi dari Bandarlampung dan baru tiba di kantor KPK pada Kamis tengah malam (15/2) pukul 23.25 WIB.

Mustafa diamankan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK Rabu (14/2). Terkait hal ini, Mustafa sempat membantahnya.

KPK menduga adanya suap untuk anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah terkait persetujuan DPRD atas pinjaman daerah kepada PT SMI sebesar Rp 300 miliar. Pinjaman daerah rencananya akan digunakan untuk pembangunan proyek infrastruktur yang akan dikerjakan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Tengah.

Untuk mendapatkan pinjaman itu, dibutuhkan surat pernyataan yang disetujui atau ditandatangani bersama dengan DPRD sebagai persyaratan MoU dengan PT SMI. Lalu, untuk mendapat persetujuan atau tanda tangan surat pernyataan tersebut, diduga terdapat permintaan dana sebesar Rp 1 miliar.

Terkait kasus ini, KPK telah lebih dulu menetapkan tiga orang tersangka.Mereka adalah  Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga, anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto, dan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman. Natalis dan Rusliyanto diduga menerima uang dari Taufik.

KPK juga mengamankan uang Rp 160 juta dari seorang PNS Pemkab Lampung Tengah dan Rp 1 miliar dari seorang berlatar swasta. Mustafa diduga memberikan arahan soal dana suap kepada DPRD Lampung Tengah.

Loading...