Beranda Teras Berita Usai Konsumsi Sabu di Hotel, PNS Pemkot Bandarlampung Diciduk Polisi

Usai Konsumsi Sabu di Hotel, PNS Pemkot Bandarlampung Diciduk Polisi

320
BERBAGI

Zainal Asikin/teraslampung.com

Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, Komisaris mantoni Tihang bersama Kasubag Humas AKP Titin Maezunah saat menunjukkan dua paket kecil sabu milik tersangka Angga Wiraperdana seorang PNS di Dinas Pasar Pemkot Bandarlampung, Rabu (29/7).

BANDARLAMPUNG – Angga Wiraperdana (29) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja sebagai staf di Dinas Pasar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung di areal parkir Hotel Markopolo dijalan Dr. Susilo, Bandarlampung, Selasa (28/7) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, Komisaris Mantoni Tihang mengatakan, tersangka Angga ditangkap usai mengkonsumsi sabu-sabu di hotel.

“Tersangka kami tangkap saat chek out dari Hotel Marcopolo, Jl. Dr. Susilo, tepatnya di areal parkir hotel,”kata Mantoni kepada wartawan, Rabu (29/7).

Mantoni mengutarakan, penangkapan tersangka di lokasi yang jaraknya hanya beberapa meter dari Kantor Pemkot Bandarlampung itu berkat informasi dari masyarakat kalau ada salah seorang pria yang menggunakan sabu-sabu di salah satu hotel di Kota Bandarlampung.

Dapat informasi itu, lanjut mantoni, langsung ditidaklanjuti melakukan penyelidikan ditempat yang dimaksud. Dilokasi areal parkiran hotel, petugas mencurigai seorang laki-laki yang diketahui bernama Angga.

“Ketika digeledah, kami temukan dua paket kecil sabu-sabu di dalam kotak rokok Sampoerna Mild yang disembunyikan tersangka Angga di saku celananya,”terangnya.

Dari keterangan tersangka, Mantoni menuturkan, tersangka mengaku sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas sebagai staf di Dinas Pasar Pemkot Bandarlampung. Tersangka sudah empat kali beli sabu-sabu dari temannya di daerah Way Halim, satu paket kecil sabu dibeli seharga Rp 200 ribu.

“Dia (tersangka) ngakunya sebagai PNS sebagai staf di Dinas Pasar Kota,  sabu-sabu itu hanya digunakan sendiri. Kasus ini masih kita kembangkan, untuk pemasoknya masih dilakukan pengejaran,”jelasnya.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara.
Dari pengakuan Angga, ia mengaku sejak dua bulan terakhir mengkonsumsi sabu-sabu. Ia beralasan, konsumsi sabu agar tidak capek saat bekerja. Sabu-sabu ia dapatkan dengan cara memebeli dari seorang temannya. Selama dua bulan, sudah empat kali beli sabu-sabu sama kawan.

“Saya menggunakannya sebelum berangkat kerja, pakai biar gak capek dan ngantuk sewaktu kerja, saya menggunakannya sendiri,”kata Angga.

Menurutnya, ia mengaku sebagai PNS dan bekerja selama empat tahun sebagai staf di Dinas Pasar Pemkot Bandarlampung. Saat ditangkap polisi, ia usai mengkonsumsi sabu-sabu saat menginap di Hotel Marcopolo.

“Saat saya chek out dan berada di parkiran hotel, saya langsung ditangkap polisi. Di hotel saya habis pakai sabu-sabu, kalau barangnya dapat dari temen,”ungkapnya.

Loading...