Usai Pesta Sabu, Dua Pemuda Diringkus Polisi

  • Bagikan

 Zainal Asikin/teraslampung.com

Tersangka Yansah dan Wahyu diperiksa polisi, Senin (17/11).. 

BANDARLAMPUNG-Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung meringkus  Yansah (33) warga jalan Perum Bukit Kemiling Permai, Bandarlampung dan Wahyu (43) warga jalan Ikan Gurita kelurahan Kangkung, Telukbetung Selatan. Keduanya ditangkap karena kedapatan sedang membawa alat hisap sabu yang di masukkan kedalam dompet, pada Minggu dinihari (16/11) sekitar pukul 02.30 WIB.

div class="__mango" data-placement="5690">

Kasat Narkoba Polresta Bandarlampung, AKP Yustam Dwi Heno menjelaskan,  penangkapan kedua tersangka berawal dari adanya informasi masyarakat. Dilaporkannya bahwa di sebuah Pos Satpam Bank Tri Panca yang berada di Jalan Laksamana Malahayati, Telukbetung Selatan sering dijadikan tempat untuk pesta narkoba.

Petugas kemudianmelakukan penyelidikan di lokasi tersebut dan mendapati dua orang laki-laki yang gerak-geriknya mencurigakan. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap keduanya, yang diketahui bernama Yansah (33) dan Wahyu (43) yang berprofesi sebagai penjaga malam.

“Setelah sesampainya di lokasi, petugas mencurigai ada dua orang laki-laki diketahui bernama Yansah (33) dan Wahyu (43) yang berprofesi sebagai penjaga malam yang dari gerak-geriknya mencurigakan. Petugas melakukan penggeledahan terhadap keduanya, dan ditemukan barang bukti alat hisab sabu (bong) yang disimpan tersangka didalam dompet. Keduanya mengakui, baru saja usai mengkonsumsi sabu-sabu. Kedua tersangka selanjutnya dibawa ke Mapolresta untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan,” kata Yustam kepada wartawan, Senin (17/11).

Ditambahkannya, dari hasil pemeriksaan tersangka Yansah, bahwa dirinya mendapatkan sabu-sabu tersebut dengan cara membeli dari seorang temannya berinisial IR. Tersangka sudah beberapakali membeli barang haram tersebut dari IR, dan tersangka Yansah selalu mengkonsumsi sabu-sabu bersama Wahyu. Selain dikonsumsi sendiri, barang haram tersebut juga dijual oleh tersangka.

“Dari keterangan tersangka Yansah, petugas kemudian memburu tersangka IR dan tersangka berhasil kabur lebih dulu sebelum petugas datang untuk melakukan penangkapan. Terhadap perkara tersebut, pihaknya masih melakukan pengembangan dan memburu tersangka IR yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),”tandasnya.

Akibat dari perbuatannya, tersangka Yansah dan Wahyu akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI No35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

  • Bagikan