Beranda News Peristiwa Usai Shalat Subuh, Marbot Masjid Jami’ Al Yaqin Ini Temukan Tas Diduga...

Usai Shalat Subuh, Marbot Masjid Jami’ Al Yaqin Ini Temukan Tas Diduga Bom

432
BERBAGI
Penjaga masjid (marbot) Toto Hidayatulloh saat menceritakan tas diduga bom saat ditemui dilokasi TKP

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tas hitam diduga bom yang sengaja ditaruh pria tak dikenal di samping pintu masuk Masjid Jami’ AL-Yaqin (depan Bank BRI) di Jalan Radin Intan, Tanjungkarang Pusat, Rabu (6/9/2017) pagi sekitar pukul 04.30 WIB ditemukan pertamakali oleh penjaga masjid (marbot).

Menurut ketersangan penjaga masjid (marbot), Toto Hidayatulloh (47) saat ditemui dilokasi menceritakan, tas warna hitam mencurigakan diduga bom tersebut, ia temukan setelah usai melaksanakan sholat subuh.

“Usai sholat shubuh, saya lihat ada tas warna hitam ditaruh di samping pintu masuk masjid. Saya pikir milik jamaah masjid,”kata Toto, Rabu (6/9/2017).

Awalnya, kata Toto, ia tidak menaruh curiga terhadap tas hitam hitam yang ditemukannya tersebut. Ia mengira tas itu milik salah seorang jamaah masjid, yang tertinggal usai melaksanakan sholat subuh. Karena posisi Masjid Jami’ Al Yaqin ini berada dipinggir jalan, ia mengamankan tas itu.

“Saya pikir tas itu milik jamaah masjid yang tertinggal, takut hilang lalu tas itu saya pindahkan tadinya diluar saya taruh di dalam ya masih tetap didekat pintu itu,”ucapnya.

Selanjutnya, sekitar pukul 05.30 WIB ia pulang kerumahnya yang berada di belakang masjid, taklama kemudian ia kembali lagi ke masjid dan melihat tas tersebut masih berada di masjid. Setelah selesai mengunci pintu masjid, ia mencoba melihat rekaman kamera CCTV masjid.

“Ternyata rekaman CCTV itu, ada laki-laki datang saat posisi jamaah sedang sholat subuh. Laki-laki itu, menaruh tas di depan pintu masuk masjid dan pergi jalan kaki sembari melambaikan tangan dada, dada gitu lah mas,”ungkapnya.

Curiga tas tersebut berisi bom, apalagi zaman sekarang ini maraknya teroris. Sebab laki-laki misterius itu datang ke Masjid tidak sholat subuh, dan hanya menaruh tas lalu pergi. Apalagi tas itu juga dipasangi gembok, dan beratnya sekitar 7 kilogram.

“Laki-laki misterius itu perawakan usia sekitar 30-an, pakai kaos hitam kelabu, celana jeans coklat dan memakai topi. Dia pergi jalan kaki menuju ke arah bundaran Tugu Adipura,”jelasnya.

Dengan temuan tas mencurigakan diduga bom tersebut, sekitar pukul 06.00 WIB, Toto langsung melaporkan kepada ketua Masjid, petugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat. Taklama setelah dilaporkan, sekitar pukul 07.00 WIB puluhan petugas kepolisian dari Gegana Brimob dan Polresta Bandarlampung datang ke lokasi.

“Petugas langsung menyisir lokasi masjid, lalu membawa tas diduga bom itu keluar masjid untuk dievakuasi dan dijinakkan,”pungkasnya.