Beranda Teras Berita UU Desa, Modul Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Diujicobakan di Lampung

UU Desa, Modul Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Diujicobakan di Lampung

2735
BERBAGI
Ilustrasi alokasi dana desa (ADD)
BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com– Kementrian
Dalam Negeri mnggelar ujicoba modul pelatihan peningkatan kapasitas apatur
pemerintah desa di tiga daerah, yakni Lampung, Yogyakarta, dan Sulawesi
Selatan. Di
Lampung, pelatihan akan digelar di Aula Balai PMD Lampung, Jl. Raya Natar KM
20, Candimas, Natar, Lampung Selatan mulai Jumat malam (12/6/2015) hingga
Selasa (16/6/2015).
“Jumlah
pesertanya ada 30 orang, terdiri atas kepala desa, sekretaris desa, bendahara
desa, dan kepala eksi PMD kecamatan. Mereka berasal dari Kabupaten Pringsewu,
Lampung Selatan, Pesawaran, dan Lampung Tengah,” kata Effendi, panitia lokal
Lampung, kepada Teraslampung.com, Jumat (12/6/2015).
Menurut
Effendi, pelatihan tersebut digelar dalam rangka menyambut pelaksanaan Undang-Undang
No. 6 Tahun 2014 tentang Desa yang akan dimulai pada tahun ini,
Sebelumnya,
berbagai regulasi turunan UU Desa tersebut juga sudah diterbitkan. Antara lain PP
43/2014, PP 60/2014 yang telah direvisi menjadi PP 22/2015 dan beberapa
Peraturan Menteri Dalam Negeri  dan Peraturan Menteri Desa, PDT dan
Transmigrasi.
Melalui
Nawa Cita, Pemerintahan Jokowi-JK berkomitmen untuk mengembangkan kapasitas
desa secara berkelanjutan dalam kerangka peningkatan profesionalisme Aparatur
Pemerintahan Desa yang lebih lanjut menciptakan reformasi birokrasi hingga ke
desa.
Pengembangan
Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dengan prioritas peningkatan kemampuan dalam
hal Manajemen Pemerintah Desa, Pengelolaan Keuangan Desa, Perencanaan
Pembangunan Desa, Produk Hukum Desa pada tahun 2015 akan mencakup 3 orang
aparatur setiap desa dan 2 orang aparatur setiap kecamatan. Pelatihan aparatur
desa ini ditargetkan akan diberikan secara nasional kepada setidaknya 10 orang
aparatur desa di 74.093 desa.
Penyusunan
modul ini melibatkan pemangku kepentingan, baik lembaga pelatihan pemerintah,
LSM, dan pelaku program serta lembaga donor KOMPAK-DFAT dan Bank Dunia yang
telah memiliki pengalaman melakukan peningkatan kapasitas di desa-desa.
Menurut
Kemendagri, uji coba ini berjuan untuk melihat dan mengukur sejauh mana Modul
Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa tersebut aplikatif, efektif
dan efisien  bagi target group (penerima manfaat utama) utamanya dalam
mendukung Pelaksanaan UU Desa.
Kedua,
menguji coba lapangan terhadap penggunaan modul pelatihan oleh pelatih lokal
(menguji kapasitas pelatih). Ketiga, menguji coba substansi materi modul sejauh
mana modul ini menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas Aparatur Pemerintah
Desa
Setelah
uji coba modul, Pemerintah akan merekrut 3.000 orang pelatih tingkat nasional,
provinsi hingga kabupaten yang akan melakukan pelatihan kepada aparatur
pemerintahan desa sebanyak 236 ribu orang secara nasional.
Loading...