Beranda News Kesehatan Vaksin Negatif Unsur Babi, MUI Lampung Tetap Minta Imunisasi MR Dihentikan

Vaksin Negatif Unsur Babi, MUI Lampung Tetap Minta Imunisasi MR Dihentikan

795
BERBAGI
Uji laboratorium Dinkes Riau soal vaksin MR.

TERASLAMPUNG.COM — Sama dengan Majelsis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, MUI Lampung juga meminta imunisasi measles rubella (MR/campak rubella) bagi anak-anak usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun dihentikan. Alasannya, vaksin tersebut belum mendapatkan sertifikasi halal dari MUI.

Heboh untuk menolak imunisasi campak rubella di Riau bermula dari permintaan Ketua MUI Siak Sofwan Saleh agar  Bupati Siak Syamsuar menunda pelaksanaan imunisasi MR.

MUI Lampung melalui Ketua Komisi Fatwanya,Munawir, juga sudah mengimbau untuk tidak melakukan imunisasi MR karena belum mendapat sertifikat halal dari MUI pusat.

Sementara itu, sumber teraslampung.com mengatakan berdasarkan hasil uji laboratorium UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Siak, Provinsi Riau menunjukkan bahwa vaksin MR yang dipakai untuk imunisasi MR hasilnya negatif dari unsur lemak babi.

Penolakan imunisasi campak-rubella dilakukan sejumlah orang tus siswa di SD Al Kautsar Bandarlampung, Rabu (1//8/2018).