Beranda News Nasional Video Viral ‘Server KPU Menangkan 01’ Direkam di Tempat Mantan Bupati Serang

Video Viral ‘Server KPU Menangkan 01’ Direkam di Tempat Mantan Bupati Serang

3008
BERBAGI
Video viral yang diduga mengungkapkan tentang server KPU disetting untuk memenangkan pasangan Joko Widodo ternyata dibuat di salah satu tempat mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman. Sementara itu KPU RI telah mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan penyebaran video tersebut karena isinya dianggap hoax. (Istimewa)

TERASLAMPUNG.COM — Video viral yang diduga mengungkapkan tentang server KPU disetting untuk memenangkan pasangan Joko Widodo ternyata dibuat di salah satu tempat mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman.

“Memang benar di tempat saya di Ciracas (Kota Serang-red) di ruang briefing. Saya mah hanya nyiapin tempat,” ujar Taudik, seperti dilansir bantennews.co.id, Jumat (5/4/2019).

Taufik mengaku lupa tanggal dan waktu peristiwa yang terekam dalam video tersebut. Dikatakan, peserta yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah para tim sukses Prabowo – Sandi dari Jakarta. Bahkan Taufik juga tak hapal dengan orang yang melakukan pemaparan.

“Aduh namanya siapa ya itu lupa namanya juga. Wong nggak kenal. Saya kenal di situ saja. Itu rapat internal. Iya relawan itu, relawan Prabowo. Rapat internal, tim sukses, ya relawan. Setahu saya nggak ada orang partai. Nggak tau ada apa nggak, yang jelas saya nggak ngelihat orang partai di situ,” ujarnya.

Taufik mengaku kapasitasnya sebagai pemilik tempat. Dirinya mengaku tidak mengundang pemapar maupun orang-orang yang hadir dalam rapat tersebut.

“Saya kan hanya mendengarkan saja, menerima paparan saja. Jadi saya nggak tahu persis yang sesungguhnya itu apakah fitnah atau bener kenyataan, kan gitu,” ungkapnya.

Tim itu kata Taufik dari Jakarta. “Dia kan koordinator dari wilayah Banten. Itu ada kegiatan untuk menjelaskan di lapangan, karena saya punya ruang briefing artinya ke ruang itu, ya silakan. Saya mah nggak ngundang. makanya yang maparin itu kalaupun kenal waktu itu aja karena lupa namanya.”

Taufik juga mengaku kaget video tersebut viral. Padahal acara tersebut berlangsung internal tanpa mengundang wartawan. “Karena itu kan internal kok bisa viralnya keluar, saya kaget juga. Yang upload nggak tahu menahu padahal di situ ada ketua timnya yang tanggung jawab.”

Taufik juga mengaku sudah mengetahui bahwa viralnya video tersebut sudah viral dan dilaporkan KPU ke Bareskrim. “Ya nggak apa-apa, biasa kalau petahana terlalu sensitif kalau dilaporin. Kalau dibuka nyatanya bener, bisa akan kebongkar juga. Yang dia cerita pernah jadi konsultan seperti yang disampaikan itu. mungkin dia tahu kondisi Pak Jokowi. Karena saya tanya pernah jadi konsultan juga,” ungkapnya.

Dalam video yang viral itu memperlihatkan seorang pria berbicara di sebuah pertemuan. Pria itu bicara banyak hal, salah satunya soal KPU. Tidak diketahui siapa pria di video tersebut dan pertemuan apa yang sedang berlangsung. Tidak ada pula keterangan soal kapan video itu diambil.

“Di KPU, saya bulan Januari ke Singapore karena ada kebocoran data. Ini tak buka saja. 01 sudah membuat angka 57%,” kata pria tersebut.

 

Loading...