Beranda Medsos Trending Virus Corona, Peringatan “Red Zone” Grab Bikin Resah Warga Lampung

Virus Corona, Peringatan “Red Zone” Grab Bikin Resah Warga Lampung

698
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Sejak sehari terakhir beredar peringatan tentang red zone atau daerah merah di sejumlah kawasan di Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung.

Data kawasan merah dalam bentuk tabel dengan keterangan grab berhuruf kecil itu tersebar di Facebook dan grup-grup WhatsApp itu  memicu keresahan warga. Banyak warga mengira bahwa data itu dikeluarkan pemerintah daerah sebagai peringatan bahwa kawasan tersebut rawan virus corona.

Belum jelas apakah tabel itu memang dikeluarkan oleh Grab atau perbuatan orang iseng.

Namun, dalam versi lain yang diberi narasi, data tersebut terkonfirmasi sebagai milik ojek online Grab. Melalaui laman resminya, Grab Lampung woro-woro alias mengumumkan kepada para pengemudinya agar hati-hati jika order di kawasan merah atau red zone.

Sejumlah warga Bandarlampung menyayangkan beredarnya tabel menyesatkan yang seolah-olah data kawasan penyebaran virus corona.

“Grab harus mengklarifikasi, kenapa data untuk kepentingan intern tersebar ke publik. Data yang tidak disertai penjelasan bisa disalahgunakan oknum tertentu. Dan sudah terbukti, banyak warga yang panik gara-gara tabel data itu,” kata Ahyar, warga Bandarlampung, Minggu, 22 Maret 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, juga menyesalkan beredarnya tabel daerah merah yang oleh masyarakat dikaitkan dengan penyebaran virus corona.

“Itu hoaks,” kata Reihana.

Teraslampung.com masih menunggu penjelasan dari pihak Grab untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.