Beranda Teras Berita Visi Misi Cagub Lampung: Alzier-Lukman Sejahtarakan Petani dengan Bank Tani

Visi Misi Cagub Lampung: Alzier-Lukman Sejahtarakan Petani dengan Bank Tani

44
BERBAGI

Bandarlampung, Teraslampung.com–M Alzier Dianis Thabrani dan Lukman Hakim maju sebagai calon Gubernur Lampung dengan perahu Partai Golkardan Partai Hanura. Pasangan ini dikenal dengan slogan AMAn (Alzier-Lukman).

Visi-Misinya adalah sebagai berikut:

1) Mensejahterakan Buruh, Petani dan Nelayan

*Dasar Pemikiran

Petani dan nelayan memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan daerah, terlebih kita ketahui, Provinsi Lampung merupakan daerah agraris dan maritim, di mana mayoritas penduduknya menggantungkan hidup dengan cara bercocok tanam, bekerja sebagai buruh dan nelayan.

Para petani telah bersusah payah mengembangkan budidaya pertanian. Bahkan, di antara masyarakat petani, masih banyak petani penggarap yang tidak memiliki lahan sendiri. Para petani menghadapi tantangan perubahan iklim global, dan ditambah dengan kelangkaan pupuk dan bibit unggul. Namun setelah panen, produk pertanian mereka kalah bersaing dengan produk pertanian impor.

Pada saat yang sama, para nelayan tetap berihtiar mencari hasil laut, di tengah keterbatasan yang ada. Mereka tidak gentar dengan hantaman ombak besar dan cuaca buruk yang makin sering mengancam akibat gejala perubahan iklim yang ekstrim.

Sungguh, jika memperhatikan kerja keras, pengabdian dan perjuangan hidup petani, buruh dan nelayan di tengah-tengah kondisi yang serba-terbatas itu, maka pengabaian terhadap kesejahteraan mereka merupakan sebuah kedzaliman!

Komitmen kami, jika kelak mendapat kerpecayaan dari segenap masyarakat Lampung, akan senantiasa berupaya meningkatkan kesejahteraan petani, buruh dan nelayan melalui sebuah program pembangunan yang menempatkan petani, buruh dan nelayan sebagai objek. Dalam kerangka itulah, kami mengedepankan paradigma “Membangun Lampung dari Desa” sebagai kerangka berpikir dalam mewujudkan pembangunan yang lebih aman, sejahtera dan bermartabat.

Oleh karenanya, pembiayaan usaha tani bagi petani Lampung harus ditopang dengan segenap potensi yang ada di pemerintah, termasuk potensi keuangan. Beberapa petani dan yang sempat kami temui menyatakan bahwa bank sering tidak tertarik dengan dunia pertanian karena sangat beresiko, apalagi ditambah dengan persentase ketidak layakan usaha dari petani yang cukup tinggi, termasuk di dalamnya mereka tidak memilki agunan. Kami (Alzier-Lukman) memimpikan berdirinya Bank Tani di Lampung.

Berangkat dari dasar pemikiran diatas, AMAN (Alzier-Lukman) bertekad untuk Mensejahterakan Buruh, Petani dan Nelayan dengan Rencana Aksi :

1. Mendirikan Bank Tani untuk penguatan sektor Buruh, Petani dan Nelayan
2. Penataan lahan pertanian guna keseimbangan alam dan lingkungan
3. Mendorong semangat Buruh menjadi wirausaha muda kreatif
4. Menjadikan Petani dan Nelayan Tradisional menjadi Petani dan Nelayan yang Berdaya Saing