Wabah DBD di Tulangbawang Barat, Tiga Orang Meninggal

  • Bagikan
Ilustrrasi

TERASLAMPUNG.COM — Tiga pasien demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) meninggal dalam beberapa pekan terakhir. Sementara hingga kini tercatat ada 464 warga di sembilan kecamatan yang ada di Tubaba terserang DBD.

Dinas Kesehatan (Diskes) Tulangbawang Barat mengaku telah melakukan pemberantasan massal nyamuk Aedes Aegipty bersama warga.

“Pemberantasan diprioritaskan di tiga kecamatan, yaitu Tumijajar, Tulangbawang Tengah dan Tulangbawang Udik,” kata Sekretaris Diskes Tubaba,  Majril, Selasa (6/12).

Menurut Majril, pemberantasan itu diprioritaskan pada tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Tumijajar, Tulangnawang Udik dan Tulangbawang Tengah yang menjadi pusat penyakit DBD.

“Sedangkan untuk enam kecamatan lainnya juga dilakukan hal yang sama seperti, pengasapan dan pembersihan sarang nyamuk dirumahnya masing-masing,” katanya.

Menurut Majril. semenjak dilakukan pemberantasan masal nyamuk pembawa virus dari 28 November hingga saat ini. Laporan dari pelayanan kesehatan se-Tulangbawang Barat jumlah penyakit DBD menurun draktis hanya ada beberapa satu atau dua orang saja.

Majril menghimbau seluruh masyarakat tetap menjaga dan peduli terhadap kebersihan lingkungan, dalam mencegah meluasnya perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegipty. “Kita jangan sampai lengah terhadap nyamuk pembawa virus, sebab tidak menutup kemungkinan virus bisa datang secara tiba-tiba,” katanya.

Disebutkannya enam kecamatan wilayah utara Tulangbawang Barat (Tubaba) hingga kini masih aman dari serangan penyakit berbahaya itu. Tapi menurutnya, warga tetap waspada, selain pemberantasan yang dilakukan dinas kesehatan, masyarakat juga harus memperhatikan kebersihan lingkungannya.

TL/HLS

  • Bagikan