Beranda News Pusiban Wagub Bachtiar Basri: GDS untuk Gairahkan Pembangunan Desa

Wagub Bachtiar Basri: GDS untuk Gairahkan Pembangunan Desa

108
BERBAGI
Wagub Lampung Bachtiar Basri

TERASLAMPUNG.COM — Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menegaskan program Gerbang Desa Saburai (GDS) merupakan salah satu terobosan Pemprov Lampung untuk menggairahkan pembangunan di desa.

“Program Gerbang Desa Saburai yang telah digulirkan tiga tahun berturut-turut menjadi sarana penting dalam memberikan gairah desa dalam membangun wilayah sehingga kebutuhan dasar masyarakat di segala bidang dapat terpenuhi,” kata Wagub Bachtiar Basri, saat menyampaikan sambutan pada Gedung GSG (Gedung Serba Guna) dan Posyandu Program Gerbang Desa Saburai Tahun Anggaran 2017 di Desa Gedung Dalom, Way Lima, Pesawaran, Rabu (7/2/2018).

Menurut Wagub, dari sekian banyak persoalan yang dihadapi oleh desa, Pemerintah Provinsi Lampung secara sadar dan memahami bahwa dibutuhkan sebuah terobosan untuk membantu pembangunan desa.

Adapun Alokasi Dana untuk Gerbang Desa Saburai Kabupaten Pesawaran Tahun 2017 senilai Rp 4,8 miliar untuk 20 desa dan Tahun 2018 senilai Rp2,24 miliar untuk 21 desa.

Alokasi Dana GDS tahun 2017 tersebut diberikan kepada 20 desa yang dibangunkan sarana/prasarana yg dibutuhkan masyarakat sesuai prioritas padad IKD, yaitu sarana jalan 8.410 M, TPT 855 M, jembatan 2 Unit, gorong-gorong 7 Unit, drainase 1.074 meter, Ruang Terbuka Publik Pendukung Pariwisata, sumur bor 8 Unit, los pasar 1 Unit, posyandu 1 unit, irigasi 215 meter serta prasarana air bersih bak penampung 10 unit dan pipa 1850 meter.

“Saya berharap, pelaksanaan pembangunan harus menaati tertib administrasi desa, tertib administrasi pertanahan, dan tertib kesehatan. Dan itu akan kita programkan ke depan supaya lebih baik lagi kemudian masalah budaya mudah mudahan ke depan lebih mendapat perhatian. Saya bangga pesawaran di bawah bupati dan wakil bupati menjadi lebih maju,” ujar Bachtiar.

Sementara itu, Wakil Bupati Pesawaran, Eriawan, berharap program Gerbang Desa Saburai bisa berkelanjutan sehingga ada pemerataan pembamgunan.

“Kami yakin bahwa komitmen Provinsi Lampung terhadap program ini akan tetap berlanjut dan menjadi instrumen penting dalam pembangunan desa di Provinsi Lampung secara umum, khususnya di Kabupaten Pesawaran,” ujar Eriawan.