Wagub Lantik Pengurus AWPI Lampung

Bagikan/Suka/Tweet:

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri, sangat mengapresiasi lahirnya organisasi jurnalis AWPI di Provinsi Lampung. “Kami berharap AWPI mampu meberikan kontribusi sekaligus menjadi triinteraksi antara pers dengan pers, pers dengan masyarakat, serta mengedepankan professionalnya,” kata Wakil Gubernur, Bachtiar Basri, saat memberikan sambutan pada acara pelantikan AWPI masa jabatan 2015-2020, di Hotel Horison Bandarlampung, Kamis (29/10).

Menurut Wagub, media massa saat ini sangatlah berbeda bila dibandingkan dengan tahun-tahun yang lalu. Kini media massa bebas mengungkapkan informasi yang lugas. Namun meski bebas, pers harus juga bertanggung jawab dan seimbang.

“Media merupakan alat penyebar informasi, baik bersifat, pemberitahuan, informasi, himbauan dan lainnya, tapi media juga harus bisa memberikan informasi yang seimbang, sehingga masyarakat tidak dibodohi. Pembangunan Lampung tanpa adanya peran media maka akan hampa,” tukasnya

Selain itu tambah Wagub, lahirnya AWPI merupakan komitmen yang harus dijunjung tinggi oleh pengurus dan pendirinya. Jangan sampai sebulan, dua bulan jalan komitmennya luntur. “Komitmen harus dipisahkan oleh kematian. Hanya kematian,” tegasnya

Sementara itu, Ketua AWPI terpilih, Jauhari, siap mengibarkan bendera AWPI di Lampung dengan setinggi-tingginya.

“Dengan dukungan pemerintah, masyarakat dan jajaran pengurus AWPI pasti bisa memberikan wadah bagi jurnalis yang handal dan professional,” katanya

Menurut Jauhari, untuk kegiatan akan diadakan pelatihan/sekolah jurnalis dua kali dalam setahunnya. “Pelatihan bertujuan untuk mendidik,” ucapnya

Harapannya, organisasi ini bisa menghimpun dan menertibkan jurnalis/wartawan yang ada, agar mereka bisa merasa bangga memiliki wadah. “Ketika mereka pulang, ya ada rumah. Artinya apa, mereka bisa memiliki tempat,” terangya
Asosiasi Wartawan Professional Indonesia

Dewan Pimpinan Pusat  AWPI beralanat di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Namun, alamat yang tidak disertai nomor telepon itu dibantah keberadaannya oleh anggota Dewan Pers Stanley Adi Prasetyo.

Menurut Stanley, pihaknya akan menertibkan pihak lain yang selama ini memakai Gedung Dewan Pers sebagai alamat kantor .

Mas Alina Arifin