Wajib Pajak Air Tanah di Bandarlampung akan dipasang Kamera Pemantau Pemakaian Air

  • Bagikan
Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pajak Restoran dan PPJ Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Indra Yuli Wardana.
Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pajak Restoran dan PPJ Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Indra Yuli Wardana.

TERASLAMPUNG.COM — Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung akan memasang alat monitor berupa kamera yang dipasang di setiap water meter (meteran air) di setiap wajib pajak (WP) air tanah. Tujuannya, untuk memantau jumlah pemakaian air.

“Alat itu seperti tapping box secara real time bisa kita pantau tujuannya supaya diperoleh data pemakaian air yang akurat,” kata Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pajak Restoran dan PPJ Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Indra Yuli Wardana.

Untuk pemasangan kamera tersebut tahap awal targetnya adalah pengusaha-pengusaha yang besar menggunakan air tanah

“Kami targetkan pemasangan kamera itu ke pengusaha yang besar menggunakan air tanah seperti mall, hotel dan pabrik. Untuk pemasangannya kita masih menunggu kesiapan vendornya yang masih mengerjakan di kabupaten lain,” jelas Indra

Adanya kamera juga water meter, kata Indra bertujuan pembayaran pajak dari WP transparan sesuai dengan jumlah pemakaian airnya.

“Nanti tidak bisa pengusaha itu mematikan water meternya karena kita pantau terus. Kemudian yang belum memakai alat water meter kita himbau untuk masang alat itu, karena saat pengusaha mengajukan izin ke provinsi di dalam Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA) tercantum pengusaha wajib memasang water meter agar pengenaan pajaknya akurat,” pungkasnya.

Dandy Ibrahim

  • Bagikan
You cannot copy content of this page