Beranda News Pusiban Waka Polda Lampung Ajak Generasi Millenial Perangi Berita Hoax

Waka Polda Lampung Ajak Generasi Millenial Perangi Berita Hoax

282
BERBAGI
Wakil Kepala Polda Lampung, Brigjen Pol Tedy Minahasa
Wakil Kepala Polda Lampung, Brigjen Pol Tedy Minahasa

Zainal Asikin | Teraslampung.com

METRO- Waka Polda Lampung, Brigjen Pol Tedy Minahasa mengajak generasi millenial di tahun politik 2019 ini untuk bersama-sama memerangi berita hoax (bohong). Pasalnya, berita hoax berpotensi memecah belah bangsa, dan menganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sangat berbahaya berita-berita hoax ini, karena bisa memecah belah bangsa dan mengganggu keutuhan NKRI,”ujarnya saat menghadiri acara Talk Show suara generasi millenial dan deklarasi bersama mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, sejuk dan damai di Gedung Wisma Haji, Kamis 28 Februari 2019.

Selain itu juga, kata Brigjen Pol Tedy Minahasa, negatif campaign dan black campaign ini juga sangatlah berbahaya.

“Karena itu, saya mengajak generasi millenial untuk cerdas dalam menyebarkan berita. Jadi, jangan menyebarkan berita hoax,”ucapnya.

Tedy pun meminta, sebelum menyebarkan berita atau informasi yang diterimanya dan belum dapat dipastikan kebenarannya, agar kiranya para generasi milenial melakukan kroscek terlebih dulu kebenaran informasi itu maupun sumber beritanya.

“Ciri khas dari generasi millenial ini kritis dan cerdas, oleh sebab itu seharusnya tidak mudah termakan isu dengan berita hoax. Perlu diketahui juga, bahwa di pasal 28 UU ITE tahun 2008 menyatakan barang siapa menyebarkan berita yang menyesatkan dan secara sah melawan hukum dikenakan pidana enam tahun,”ungkapnya

Jenderal bintang satu ini juga mengutarakan, bahwa saat ini hampir sekitar 40 persen daftar pemilih tetap (DPT) di Provinsi Lampung merupakan generasi millenial. Artinya, generasi millenial tersebut memiliki peran yang besar.

“Tidak dipungkiri, bahwa generasi millenial ini mempengaruhi pemilihan di Indonesia. Seperti ucapan founding father kita yakni Bung Karno “berikan saya sepuluh pemuda, akan saya guncang dunia”. Artinya apa?, peran pemuda sangat besar,”kata dia

Menurutnya, sekarang ini bangsa Indonesia sedang menghadapi bonus demografi, yakni pada usia produktif yang isinya mayoritas generasi milenial ini ada sekitar 67 persen.

“Saya meminta kepada jajaran Polres Metro, untuk berkontribusi positif mewujudkan pemilu Pilpres dan Pileg tahun 2019 ini yang aman, sejuk dan damai,”terangnya.

Dikatakannya, sejak Januari 2019, Polda Lampung sudah menangani perkara sebanyak 55 kasus terkait berita hoax, adu domba, bernuansa fitnah dan juga saling berkelahi di media sosial (medsos).

“Tidak ada keraguan lagi dari kami (Polri) untuk menindak tegas hal yang seperti itu. Begitu juga halnya KPU dan Bawaslu,”pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Waka Polda Lampung, Brigjen Pol Tedy Minahasa langsung menyaksikan pendeklarasian pemilu damai 2019 yang sebelumnya di bacakan ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda; Walikota Metro, Ahmad Pairin; Wakil Walikota Metro, Johan; Forkopimda, perwakilan partai dan seluruh elemen masyarakat Kota Metro.

Deklarasi pemilu damai ini juga, dilakukan penandatanganan bersama untuk menciptakan pemilu yang aman, sejuk dan damai di wilayah Kota Metro khususnya dan Provinsi Lampung.

Loading...