Walikota Bandarlampung: Jumlah Kasus Covid-19 di Bandarlampung Turun

  • Bagikan
Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana

TERASLAMPUNG.COM — Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan jumlah warga Bandarlampung  yang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bandarlampung menurun. Hal  hal itu dibuktikan dengan menurunnya tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) yang turun 50 persen.

“BOR (keterisian tempat tidur) di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bandarlampung menurun hingga 50 persen. Ini semua berkat kerjasama yang baik dengan Pemprov Lampung, Polda, Polresta, Kodim dan Forkopimda serta masyarakat yang taat protokol kesehatan,” jelasnya usai menghadiri acara hari anak yatim se-dunia di Posko Serbaguna Brigif 4 Mar/Bs di Garuntang Senin 23 Agustus 2021.

Selain itu, Eva Dwiana juga menjelaskan guna mengetahui adanya warga yang terpapar Covid-19, walikota setiap turun ke masyarakat selalu membawa rapid test antigen dan hasilnya banyak yang negatif.

“Bunda tiap turun pasti membawa antigen, 100 kita turunkan negatif. Kita tambah 200 lagi hasilnya juga negatif bahkan 500 kita turunkan secara acak hasilnya negatif semua,” katanya

Meski menurun, Eva Dwiana mengajak kepada masyarakat untuk tetap taat protokol kesehatan meski sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

“Yang sudah atau yang belum Bunda minta untuk taat prokes agar memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dan bagi yang belum di vaksin secepatnya kalau ada vaksin dari pusat dan provinsi, vaksin langsung kita bagikan ke puskesmas-puskesmas,” katanya.

“Saat ini kita sudah mendapat 400 ribuan vaksin dan target kita 900 ribu vaksin lebih,” tambah Walikota Eva Dwiana.

Penurunan orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bandarlampung diakui oleh Komandan Brigif 4 Mar/Bs Lampung Kolonel Mar Nawawi yang mengungkapkan dapur umum yang membantu warga yang isoman yang direncanakan melayani 4 kecamatan kini bertambah bisa melayani 12 kecamatan.

“Posko Serbaguna Brigif 4 Mar/Bs di Garuntang ini awalnya membantu 1000 warga yang membantu saudara-saudara kita yang isolasi mandiri (isoman) di 4 kecamatan, sekarang mampu melayani 12 kecamatan. Artinya warga yang isoman sudah menurun,” jelasnya.

“Kami membantu makan siang bagi warga yang isoman sebanyak 1000 sampai 1100 orang yang dibantu relawan penyebarannya dan data warga yang isoman kami bekerjasama dengan ketua-ketua RT,” ujar Dan Brigif 4 Mar/Bs Lampung Kolonel Mar Nawawi.

Dandy Ibrahim

  • Bagikan