Walikota Eva Dwiana Resmikan Fly-over Sultan Agung Bandarlampung

  • Bagikan
Walikota Bandarlampung Eva Dwiana menandatangani prasasti peresmian Fly-over Sultan Agung, Rabu (7/4/2021). Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim
Walikota Bandarlampung Eva Dwiana menandatangani prasasti peresmian Fly-over Sultan Agung, Rabu (7/4/2021). Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim

TERASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG — Walikota Bandarlampung Eva Dwiana meresmikan jalan layang (flyover) Sultan Agung yang melintas di Jalan Sultan Agung – Jalan Teuku Umar, Bandarlampung, Rabu pagi (7/6/2021). Jalan layang ini merupakan jalan layang ke-11 yang dibangun Pemkot Bandarlampung masa kepemimpinan Walikota Herman HN.

“Alhamdulillah pagi ini kita sudah meresmikan flyover ke 11 yang berada di jalan Sultan Agung dan mudah-mudahan masyarakat yang sudah melihat cantiknya Kota Bandarlampung secara bertahap semua flyover akan kita akan percantik seperti flyover ini,” jelas Eva Dwiana, didampingi mantan Walikota Bandarlampung Herman HN, usai meresmikan jalan layang tersebut.

Walikota Eva Dwiana berjanji tugasnya setelah melanjutkan program dari walikota sebelumnya Herman HN yaitu membuat Kota Bandarlampung lebih cantik lagi.

“Kemarin Pak Herman HN membangun Kota Bandarlampung secara luar biasa dan tugas Bunda (Eva Dwiana–Red.) adalah mempercantik kota ini dengan harapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita meningkat lagi,” kata Eva Dwiana yang juga istri Herman HN itu.

Sementara itu, mantan Walikota Herman HN yang menginisiasi terbangunnya 11 flyover dan 1 underpass di Kota Bandarlampung menjelaskan flyover yang panjangnya 262 meter dengan lebar 10 meter itu tujuannya untuk melancarkan transportasi dan menjadi wajah Kota Bandarlampung.

“Ini kan pintu gerbang jalan tol (gerbang tol Itera) dan dilihat oleh warga dari provinsi lain karena yang lewat sini bukan hanya warga Bandarlampung saja ada dari daerah lain,” katanya.

Herman HN berharap dengan semakin bagusnya Kota Bandarlampung akan menarik wisatawan untuk berkunjung ke daerah ini.

“Kalau wisatawan ramai, Kota Bandarlampung mendapat pemasukan, wisatawan menginap di hotel kota mendapat pemasukan dari pajak restoran dan hotel yang besarnya 10 persen,” ujarnya.

Hadir dalam peresmian itu, Wakil Walikota Dedy Amarullah, unsur Forkopimda, Sekdakot Badri Tamam dan para Kepala Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bandarlampung.

Dandy Ibrahim

Loading...
  • Bagikan