Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Walikota Herman HN Sambangi Korban Kebakaran di Kampung Baru

Walikota Herman HN Sambangi Korban Kebakaran di Kampung Baru

114
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Walikota Bandarlampung Herman HN menyambangi keluarga Suhandi di Kampung Baru, Kecamatan Bumi Waras, yang mengalami musibah kebakaran Senin malam (12/8/2019).

“Kita akan bantu Rp15 juta karena rumahnya sangat sederhana dan menempati tanah orang lain,” jelas Walikota, Selasa 13 Agustus 2019 usai menemui Suhandi.

Mendengar akan mendapat bantuan senilai Rp15juta Suhandi senang  karena meringankan beban penderitaannya.

“Wah, slhamdulillah saya dengar mau dibantu pak wali Rp15 juta. Saya senang sekali,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kepada awak media Suhandi (46) menceritakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 pagi saat dia dan keluarganya tertidur nyenyak.

“Saya gak tau penyebabnya pak, saya terbangun jam 02.00 tau-tau api sudah membesar di dapur,” jelasnya.

Kondisi bangun tidur mengakibatkan Suhandi tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharganya dan diperkirakan Suhandi menderita kerugian materil sekitar Rp50juta.

“Saya tidak sempat menyelamatkan barang-barang saya seperti dua motor, satu kompresor, televisi dan lainnya. Saya hanya menyelamatkan badan saya dana anak-anak saja,” kata Suhandi yang sehari-hari bekerja serabutan itu.

Selain meninjau kebakaran, Herman HN  juga menanggapi keluhan warga setempat soal tembok penghalang jalan. Tembok itu dibuat pemilik tanah yang bernama Yong Seng.

“Kami harus lewat kolong pak kalo mau ke kampung sebelah,” kata Enjung Ali warga RT. 34.

Walikota langsung bereaksi untuk segera merobohban tembok setinggi 3×3 meter itu.

“Robohkan, saya yang perintah, nanti saya buatkan surat kepada pemilik tanahnya,” tegas Herman HN.

Selain tembok penghalang jalan, warga juga mengeluhkan jambatan yang terlalu pendek sehingga mengakibatkan air meluap jika hujan deras.

Walikota langsung menghitung kebutuhan bahan-bahan untuk meninggikan jalan dan jembatan di Kampung Baru, Kecamatan Bumi Waras dan meminta warga untuk mengerjakannya secara gotong royong.

“Bisa ya dikerjakan dalam tempo dua minggu, nanti camat yang beli bahan-bahannya warga yang mengerjakannya,” kata  Herman HN.

Dandy Ibrahim

Loading...