Beranda News Bandarlampung Walikota Herman HN Serahkan 1.465 Sertifikat Tanah

Walikota Herman HN Serahkan 1.465 Sertifikat Tanah

153
BERBAGI
Walikota Herman HN menyerahkan secara sombolis seritifikat tanah program PTSL didampingi Kepala BPN Kota Bandarlampung Ahmad Aminullah
Walikota Herman HN menyerahkan secara sombolis seritifikat tanah program PTSL didampingi Kepala BPN Kota Bandarlampung Ahmad Aminullah

TERASLAMPUNG.COM — Walikota Herman HN menyerahkan 1.465 sertifikat milik warga Bandarlampung di Gedung Semergou Kamis (18/10). Sertifikat yang diserahkan itu merupakan program pemerintah pusat yaitu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kepada warga penerima sertifikat tanah Walikota Herman HN berpesan untuk hati-hati dalam menyimpan sertifikatnya jangan sampai digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Simpan baik-baik sertifikat ini karena sama saja dengan uang, kalau ingin digadaikan untuk usaha carilah usaha yang menguntungkan,” katanya.

Kepala BPN Kota Bandarlampung Ahmad Aminullah yang didampingi Kasie Hubungan Hukum Pertanahan Jaenal Abidin menjelaskan program PTSL di Bandarlampung sudah berjalan sejak tahun 2015 dan sudah menyerahkan 20 ribuan lebih sertifikat.

“Sejak berjalannya program ini kami sudah menyerahkan 20 ribu lebih sertifikat milik warga Bandarlampung dan tahun 2019 ada 13 ribu lagi. Ini untuk mendukung program Desa/kelurahan Lengkap,” kata Ahmad Aminullah.

Lebih lanjut dia menjelaskan untuk mengikuti program PTSL Kantor BPN Bandarlampung tidak memungut biaya.

“Syaratnya mudah kok.Yang penting tanahnya ada, tidak sedang bersengketa, KTP, bukti pembayaran PBB serahkan semuanya ke Pokmas, nanti Pokmas yang berhubungan dengan kami. Kalau Materai dan pengukuran serta patok biaya itu dibebankan ke warga,” jelasnya.

Sementara itu Indra Damin warga Rajabasa, Pramuka usai menerima sertifikat tanahnya kepada teraslampung.com mengaku sangat terbantu dengan program Presiden Jokowi PTSL ini.

“Kami merasa terbantu dengan program PTSL ini, bener-bener gratis saya hanya keluar uang untuk biaya materai dan pengukuran dan patok sekitar Rp.350 ribu dan prosesnya 6 bulan sertifikat saya jadi,” kata Indra Darmin pria 60an tahun dengan wajah sumringah.

Rincian serifikat yang dibagikan milik warga Bandarlampung pada hari ini yaitu Kecamatan Rajabasa sebanyak 216 lembar sertifikat, Labuhan Ratu 71, Tanjungsenang 163, Way Halim 75, Tanjungkarang Timur 143, Tanjungkarang Pusat 338, Telukbetung Selatan 169, Telukbetung Utara 228 dan Telukbetung Timur 58.

Dandy Ibrahim

Loading...