Beranda News Bandarlampung Walikota Herman HN Usulkan UMK Bandarlampung Rp2,5 Juta

Walikota Herman HN Usulkan UMK Bandarlampung Rp2,5 Juta

304
BERBAGI
Walikota Herman HN menandatangani UMK Bandarlampung

TERASLAMPUNG.COM — Walikota Herman HN mengusulkan Upah Minimum Kota (UMK) Bandarlampung 2019 sebesar Rp. 2,5 juta dari yang diajukan oleh dewan pengupahan kota sebesar Rp.2,445 juta.

“Saya usul upah minimum kota dibulatkan saja dari Rp. 2,455 juta menjadi Rp.2,5 juta,” pintanya dalam rapat dengan Dewan Pengupahan Senin (21/10) di ruang rapat walikota.

Akdemisi Unila Ida Budiarti yang hadir dalam rapat tersebut mengungkapkan peningkatan Rp.55 ribu bagi satu orang tidak masalah tapi bagi pengusaha yang memiliki ribuan buruh kenaikan itu menjadi masalah.

“Untuk menentukan UMK tahun 2019 kami (Dewan Pengupahan) untuk menentukan UMK sudah melajukan survey pasar selama 3 kali dan rumusan-rumusan lainnya hingga kami bisa menemukan angka UMK tahun 2019 Rp.2.445.000,” jelasnya.

Hal yang sama diungkapkan pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryanto yang menganggap kenaikan Rp.55 ribu tersebut akan menjadi beban pengusaha di Bandarlampung.

“Kami keberatan karena kami memakai nilai inflasi nasional, kenapa kami setuju dengan UMK yang diajukan dewan pengupahan karena kami melakukan survey,” ujarnya.

Mendengar masukan tersebut Walikota Herman HN menyetujui UMK Bandarlampung 2019 sebesar Rp. 2.445 juta dan langsung menandatangani suratnya untuk dikirim ke Gubernur Lampung.

“UMK Bandarlampung 2019 Rp. 2455 juta mengalami kenaikan dibanding tahun 2018 Rp. 2,260 juta, selanjutnya mari sama-sama kita awasi kalau ada pengusaha yang bandel harus dilaporkan,”

Pemgawasan terhadap implentasi UMK disetujui oleh perwakilan buruh dari KSBSI Slamet Riyadi yang berharap.dewan pengupahan bisa mengawasi implementasi UMK yang sudah ditetapkan.

“Harapan kami dewan pengupahan diberi ruanh untuk mengawasi implementasi UMK yang sudah ditetapkan apakah sudah dijalankan oleh pihak pengusaha,” ujarnya.

Dandy Ibrahim

Loading...