Beranda Teras Berita Warga Bandarjaya Keluhkan Rusaknya Jalan

Warga Bandarjaya Keluhkan Rusaknya Jalan

430
BERBAGI

Supriyanto/Teraslampung.com

Jl Manggis atau kubangan kerbau di Bandarjaya (teras/supri) 

BANDARJAYA – Warga Bandarjaya, Lampung Tengah, mengeluhkan rusaknya Jalan K.H. Agus Salim dan Jalan Manggis di Kelurahan Bandarjaya Barat, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah.

Jalan alternatif bagi bus antarkota dalam provinsi (AKDP) ini yang sudah rusak sejak beberapa tahun terakhir itu, hingga kini belum ada tanda- tanda mau diperbaiki. Padahal, kondisinya sudah sangat parah. Baik bus AKDP, mikrolet, maupun kendaran pribadi yang melintas harus berhati-hati, karena lubang mencapai kedalaman 20 hingga 30 Cm dan nyaris memutus jalan.

”Sepertinya Pemkab Lamteng kurang perduli terhadap kondisi jalan yang berada di tengah kota Bandarjaya ini. Apa nggak malu punya jalan yang hancur seperti ini,” ujar Gurit, Selasa (6/5).

Gurit yang juga salah seorang tokoh masyarakat Bandarjaya ini, mengaku kecewa terhadap sikap Bupati Lampung Tengah yang kurang peka terhadap kondisi daerahnya.

Menurut Gurit, salah satu  indikator keberhasilan pembangunan di daerah adalah tersedianya infrastruktur jalan baik. Semakin baik infrastruktur jalan akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan aktifitas perekonomian di daerah. Apalagi jalan ini, kata dia, menjadi tanggungjawab pemerintah kabupaten, sudah pasti ada anggaran untuk perawatan jalan.

Jalan Manggis Bandarjaya, Lampung Tengah, mirip kubangan kerbau. (Teraslampung.com/Supriyanto)

Dia mengasumsikan, jika jalan yang sering dilalui bupati saja kerusakannya sudah cukup parah, maka jalan yang jauh dari pengawasan bupati mungkin kondisinya lebih memprihatinkan.

“Tentunya bupati sering melintas di jalan ini, kalau dia pulang ke rumah pribadinya. Aneh kalau kerusakan jalan ini terkesan dibiarkan. Saya kecewa dengan sikap pemda sekarang ini,”ungkap Gurit.

Kekecewaan juga diungkapkan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Topang Lampung Tengah, Marzuki. Menurut dia, setiap tahun Pemkab Lamteng telah menganggarkan dana miliaran rupiah untuk perawatan jalan. Tapi anehnya, jalan yang ada di Lampung Tengah nyaris kondisinya tak ada yang baik.

”Dana untuk perawatan jalan setiap tahun dianggarkan oleh Dinas Bina Marga cukup besar, tapi akibat pengerjaannya setengah hati maka kerusakan terus terjadi. Tahun ini di perbaiki, tahun depan sudah minta diperbaiki lagi,”katanya.

Menurut Marzuki, jalan KH.Agus Salim dan Jalan Manggis tidak  akan separah saat ini kerusakannya jika Pemkab Lamteng secepatnya menyelesaikan jalan lingkar barat Bandarjaya. Sebab, kata dia, keberadaan jalan lingkar barat Bandarjaya selain untuk mengurangi kepadatan di pusat ibukota Lampung Tengah, juga untuk meminimalikan kerusakan jalan di pusat kota.

Kenyataannya, ujar Marzuki, sudah empat tahun pemerintahan pasangan Bupati Pairin-Mustafa belum mampu menyelesaikan jalan lingkar barat yang tinggal 3,5 Km lagi, dari rencana panjang jalan yang mencapai 17,5 Km.

”Padahal setiap tahun mungkin dana untuk pembebasan lahan selalu di anggarkan, lalu apa masalahnya sampai saat ini belum jelas progresnya. Bupati tidak berani tegas atau mungkin ada pihak lain dengan pertimbangan faktor bisnis,” katanya.

Loading...