Beranda Ruwa Jurai Pringsewu Warga Berharap Pemkab Pringsewu Bangun Dua Jalan Tembus

Warga Berharap Pemkab Pringsewu Bangun Dua Jalan Tembus

193
BERBAGI
Jalan tembus depan Grojogan Sewu menuju SMPN 4 Rejosari Pringsewu merupakan jalan strategis namun masih tanah. (foto: inilampung.com)

PRINGSEWU– Warga Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu mengharapkan Pemerintah Kabupaten Pringsewu segera membangun dua ruas jalan tembus di daerahnya.

Dua ruas jalan terletak di Jalan Kejaksaan menuju Perumnas Pringsewu Barat sepanjang 870 meter dengan lebar lima meter. Satu lagi, jalan depan Grojogan Sewu menuju jalan tani dan SMPN 4 Rejosari sepanjang 1,2 km dengan lebar lima meter.

Lurah Pringsewu Utara Marwan di ruang kerjanya, Jumat (2/1/2018) mengatakan, perbaikan jalan itu dibutuhkan warga. Selain akses ke perumnas dan anak sekolah, jalan tersebut membelah persawahan yang akan mempermudah akses para petani.

“Kedua lokasi jalan itu membelah persawahan. Selain badan jalan, juga harus dibangun talud sepanjang jalan dan masing-masing jalan membutuhkan empat gorong-gorong,” jelasnya.

Khusus badan jalan di depan Grojogan Sewu menuju SMPN4, kata dia, sudah dibuat sejak 10 tahun lalu dengan swadaya masyarakat. Lahan yang digunakan untuk jalan, hibah masyarakat. Tetapi setelah jadi badan jalan, hingga kini belum tersentuh oleh pemda atau belum pernah ditingkatkan kualitas jalannya.

Marwan menuturkan, pihaknya berdasarkan usulan warga dan hasil musyawarah di tingkat kelurahan pada Desember 2017 sudah mengajukan proposal pembangunan, pengaspalan, drainase dan talud kepada Bupati Pringsewu.

“Proposal sudah kami layangkan kepada Bapak Bupati Pringsewu melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pringsewu dengan tembusan kepada DPRD, Kepala Bappeda dan Camat Pringsewu,” papar Marwan.

Kedua badan jalan itu dibutuhkan masyarakat karena menjadi jalan lingkar atau jalan alternatif jika terjadi kemacetan di pusat kota Pringsewu. “Bahkan kedua jalan itu menghubungkan ke kebeberapa pekon (desa) seperti Fajaresuk, Rejosari, Bumiarum dan Bumiayu. Juga menuju jalan utama ke SMPN 4 Rejosari Pringsewu,” ungkapnya.

Pada bagian lain, Marwan menjelaskan, Kelurahan Pringsewu Barat terbentuk sejak 31 Agustus 2002 berdasarkan perda No.02 tahun 2002 bersama dengan Kelurahan Pringsewu Selatan, Utara dan Pringsewu Timur.

Di Pringsewu Barat terdapat tujuh lingkungan (LK) dan 34 RT. “Walau sudah banyak pembangunannya namun ada beberapa lokasi yang butuh dbantu pembangunannya oleh pemerintah daerah yakni peningkatan kedua jalan tembus itu,” imbuh Marwan.

TL/ILS

Loading...