Beranda News Bandarlampung Warga dan Mahasiswa Tolak Penggusuran Pasar Griya Sukarame

Warga dan Mahasiswa Tolak Penggusuran Pasar Griya Sukarame

385
BERBAGI
Penggusuran Pasar Griya Sukarame,Jumat (13/7/2018)

TERASLAMPUNG.COM — Puluhan warga bersama mahasiswa menolak penggusuran di Pasar Griya Sukarame, Bandarlampung. Jumat (13/7/2018).

Masyarakat Pasar Griya Sukarame bersama Komite Tolak Penggusuran (KTP) Lampung yang terdiri dari beberapa organisasi, salah satunya Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) berusaha menghalau petugas yang akan melakukan penggusuran.

Menurut Kristina Tia Ayu, salah satu perwakilan dari KTP Lampung dan juga ketua wilayah (LMND) Lampung, warga pasar griya merupakan bagian dari rakyat Indonesia.

Menurutnya, mereka mempunyai hak untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak dan dijamin dalam konstitusi.

“Jadi wajar saja jika warga tak gentar berhadap-hadapan langsung dengan alat berat yang mencoba merangsak masuk kedalam pasar, bahkan warga rela mati untuk mempertahankan tempat yang sudah puluhan tahun mereka tempati,” kata Tia.

Sejak pagi para anggot Sat Pol PP beserta aparat Kepolisian dan juga TNI sudah tiba di lokasi untuk melakukan penggusuran Pasar Griya Sukarame.

Tepat pukul 10.30 alat berat pun tiba di lokasi. Diketahui, dalam proses penggusuran tersebut, Asisten 1 Kota Bandarlampung mengaku pihaknya tidak membawa surat perintah tugas.

Tia menilai upaya penggusuran yang dilakukan Pemkot Bandar Lampung tidak memenuhi prosedur yang ada dan cenderung memakasakan kehendak tanpa memikirkan nasib warga pasar griya.

Sementara waktu alat berat yang sudah terlanjur datang untuk sementara waktu dipindahkan dari lokasi sampai waktu yang tidak ditetapkan dan puluhan warga bersama Komite Tolak Penggusuran masih berjaga-berjaga di lokasi.

 

Loading...