Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Warga Jalan Pahlawan Kotabumi Tolak Pembangunan Tugu Pengantin

Warga Jalan Pahlawan Kotabumi Tolak Pembangunan Tugu Pengantin

707
BERBAGI
Suasana rapat Komisi III DPRD Lampung Utara bersama perwakilan warga Jalan Pahlawan, Kotabumi yang menolak pembangunan tugu pengantin, Rabu (8/3/2017).

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Pembangunan tugu pengantin yang berada di bahu Jalan Pahlawan, Kotabumi, Lampung Utara mendapat penolakan warga di sepanjang jalan tersebut. Buktinya, sejumlah warga di Jalan Pahlawan mendesak Pemkab mengurungkan pembangunan tugu tersebut karena akan menghilangkan nilai sejarah nama jalan itu.

Penolakan warga ini terungkap dalam rapat Komisi III DPRD bersama perwakilan masyarakat Jalan Pahlawan, Kotabumi, Rabu (8/3/2017) sekitar pukul 11.00 WIB. ‎Padahal, sebelumnya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengklaim telah berkoordinasi dengan tokoh adat jauh sebelum tugu itu dibangun.

“Kami warga Jalan Pahlawan menolak pembangunan tugu pengantin itu karena akan menghilangkan nilai sejarah yang terkandung di Jalan Pahlawan‎,” tegas perwakilan warga, Agus Rahmat dalam rapat.

Nilai sejarah yang ada pada jalan itu, menurut Agus, dikarenakan nama Jalan Pahlawan itu sengaja diberikan untuk mengingat jasa pahlawan yang bertempat tinggal di jalan itu, yakni almarhum Mustafa. Almarhum Mustafa sendiri merupakan salah satu pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan dimakamkan di jalan tersebut Jika tetap dibangun, dikhawatirkan ‎generasi mendatang tak lagi mengenal sejarah perjuangan pejuang perintis kemerdekaan yang dimakamkan di jalan itu.

“Kalaupun memang masih ingin dibangun tugu pengantin, kami minta Pemkab mengalihkannya ke lokasi lain. Jangan di situ!!” tandasnya.

Fauzi, perwakilan warga lainnya juga menyatakan penolakannya dengan alasan yang sama. Menurutnya, baik ia dan warga lainnya telah sepakat agar pembangunan tugu pengantin tak lagi diteruskan. Jika memang masih tetap ingin dibangunkan tugu maka seyogianya tugu itu melambangkan nilai perjuangan para pejuang kemerdekaan.

“Eloknya yang dibangun itu tugu yang melambangkan nilai perjuangan seperti bambu runcing atau lainnya. Kalau tugu pengantin, itu sama sekali tak berhubungan dengan makna Jalan Pahlawan,” ‎papar dia.

Hingga pukul 11.30 WIB, Rapat Komisi III yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi, Rico Picyono yang didampingi Sekretaris Komisi, Dedy Andrianto beserta anggota komisi lainnya seperti Yordan Bangsa Ratoe dan Zulfi Sunandar masih berlangsung dan belum mendapat kesimpulan apapun.

Loading...