Warga Kotabumi Meninggal Setelah Minum Obat, Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas

  • Bagikan

Feaby/Teraslampung.com

Rama Sasmita, kakak Indah Nopriyanti, korban yang meninggal diduga akibat keracunan obat, melaporkan kasus yang menimpa adiknya  ke Polres Lampung Utara, Selasa (5/4/2016).

Kotabumi–Pihak keluarga dugaan korban malapraktik, Indah Nopriyanti,  berharap pihak kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan keracunan obat hingga merenggut nyawa Indah yang mereka laporkan pada Selasa (5/4) pagi.

‎”Kami harap Kepolisian mengusut tuntas kasus yang menimpa adik kami ini. Karena dia meninggal diduga akibat keracunan obat,” kata kakak korbab, Rama Sasmita (24) usai melaporkan kejadian ini di Polres Lampung Utara, Selasa (5/4) pagi.

Menurut Rama, hasil diagnosis dokter spesialis kulit dan dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek Bandarlampung menyebutkan bahwa dosis obat yang diberikan oleh Ri, oknum Mantri kesehatan, tempat adiknya berobat terlalu tinggi.

“Hal itulah inilah yang diduga kuat menyebabkan sekujur tubuh adik saya dari muka hingga pinggang melepuh dan menghitam hingga akhirnya meninggal dunia,” kat a dia.

BACA: Diduga Keracunan Obat, Gadis Cantik Warga Kotabumi Meninggal

Rama menambahkan, Ri, oknum Mantri kesehatan berkilah bahwa dirinya telah memberikan empat jenis obat yang salah satu di antaranya berisikan obat antibio‎tik pencegah terjadinya alergi kepada almarhumah. Namun, setelah diperiksa, ternyata hanya ada tiga jenis obat saja yang diberikan kepada adiknya. Sedangkan, obat antibiotik pencegah terjadinya alergi tak ada dalam ketiga jenis obat yang diberikan tersebut.

‎”Ri bilang kasih empat jenis obat kepada adik saya yang salah satunya antibiotik pencegah alergi obat. Tapi, ternyata obat antibiotik itu yang tidak ada,” katanya.

Menyikapi laporan keluarga Indah, Kasat Reskrim Polres, AKP. Supriyanto Husin membenarkan telah menerima laporan yang dilaporkan oleh keluarga Indah. Sementara ini, pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mendalami kasus yang dilaporkan itu.

“Benar, kami sudah terima laporan dari keluarga Indah. Kami akan segera melakukan penyelidikan,” tuturnya.

Ber‎dasarkan laporan korban dengan nomor laporan : LP / 299 / IV / 2016 / POLDA LAMPUNG / / RES LU, tiga jenis obat yang diberikan kepada almarhumah Tifatrim 80 mg, Hufagesic 500 mg, MIDIK 2 mg.

Indah Nopriyanti (21), warga Gang Ampera, RT I/LK II, Kelurahan Tanjung Aman, Kotabumi Selatan, Lampung Utara meninggal akibat diduga keracunan obat saat berobat pada Mantri kesehatan, Ri, Senin (4/4) sekitar pukul 18:00 WIB.

Dugaan keracunan obat yang menyebabkan dara cantik ini meninggal dunia berawal‎‎ usai tubuh korban melepuh tak lama setelah berobat pada Mantri RI yang tinggal di Gang Sangkuriang, Kotabumi Selatan pada Minggu (27/3) pagi. ‎Korban dimakamkan pada Senin (4/4) siang.

  • Bagikan