Beranda Hukum Kriminal Warga Natar Tewas di Tangan Kakak Kandungnya Sendiri

Warga Natar Tewas di Tangan Kakak Kandungnya Sendiri

523
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin|teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Diduga lantaran masalah tempat tidur ibu kandungnya, Matseli (48), warga Desa Relungraya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, tewas bersimbah darah setelah ditusuk oleh kakak kandungnya sendiri, Tanmin (50). Kejadian pembunuhan tersebut terjadi, Minggu (7/5/2017) sore lalu di rumah sang kakak korban. Luka tusuk dialami korban pada bagian punggung, leher dan paha.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Rizal Effendi mengatakan, penganiayaan berat hingga berujung tewasnya korban Matseli itu bermula saat korban Matseli mendatangi rumah Tanmin.

“Korban memprotes sang kakak, yang menempatkan tempat tidur ibu kandungnya di dapur. Tanmin beralasan, sudah tidak ada lagi kamar kosong di rumahnya,” kata AKP Rizal Effendi kepada teraslampung.com, Senin (8/5/2017).

Pertengkaran pun tidak terelakkan. Menurut AKP Rizal Effendi, Tanmin mengejar adik kandungnya sambil membawa pisau. Matseli berusaha lari dari kejaran kakaknya. Nahasnya, Matseli terjatuh di ruang tamu.

“Saat itulah sang kakak kalap. Tanmin langsung menghunjamkan pisau yang dipegangnya tepat di bagian punggung, leher, dan paha adiknya Matseli,”terang mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Metro ini.

Setelah menganiaya adiknya,  Tanmin langsung melarikan diri. Matseli tewas di lokasi kejadian, karena banyaknya mengeluarkan darah akibat terkena beberapa luka tusukan pisau di tubuhnya.

Selanjutnya, korban dibawa warga dan keluarganya ke Rumah Sakit Medika (RSM) Natar.

“Petugas sudah mendatangi lokasi TKP, serta meminta keterangan saksi-saksi. Saat ini, petugas masih mengejar pelaku yakni kakak korban,”ungkapnya.