Beranda News Nusantara Warga Protes Evakuasi Korban Gempa-Tsunami di Palu Lamban

Warga Protes Evakuasi Korban Gempa-Tsunami di Palu Lamban

305
BERBAGI
Warga membawa jenazah yang tewas akibat terjangan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, 29 September 2018. Gempa dan tsunami menimbulkan korban jiwa. Berdasarkan laporan sementara, terdapat beberapa korban meninggal karena tertimpa bangunan roboh. (Foto: AP via Tempo.co)

TERASLAMPUNG.COM — Sejumlah korban gempa dan stunami di kota Palu, yang masih terjebak di reruntuhan meminta pemerintah segera melakukan evakuasi dan pertolongan

Hingga saat ini, evakuasi Korban Gempa Palu saat ini belum dilakukan didaerah pemukiman. Khususnya korban runtuhan belum di evakuasi.

Evakuasi masih sebatas di daerah terdampak tsunami. Sejauh ini korban runtuhan yang belum dievakuasi diprediksi mencapai puluhan, dan warga sulit membantu proses tersebut karena minimnya alat.

Korban runtuhan belum dievakuasi sejak 2 hari lalu hingga kini. Beberapa keluarga korban masih menanti bantuan evakuasi disebelah korban tertimpa runtuhan,”  kata Suryani Ancang (28), warga Kota Palu.

Daerah yang membutuhkan alat berat seperti Prumnas, Balaroa, dan Jalan Manggis.

Bagi korban hidup, keluarga korban hanya berupaya menyuplai makanan dan minuman agar korban tertimpa runtuhan dapat bertahan. Sementara korban yang meninggal tidak dapat di keluarkan karena beratnya runtuhan.

“Masih banyak tetangga yang cari keluarganya, kemarin kami juga sempat kehilangan kontak dengan adik, karena kantornya berada di dekat pantai. Tapi syukur ditemukan selamat,” kata Suryani.

Pagi ini sejumlah warga masih mencari sanak keluarga mereka yang belum ditemukan. Diyakini, mereka berada dibawah runtuhan, saat gempa 74 Skala Richter melanda Kota Palu.

kabarmakassar.com

Loading...