Beranda Hukum Kriminal Warga Sinargading Waykanan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kebun Karet

Warga Sinargading Waykanan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kebun Karet

281
BERBAGI
Jasad Jun Rianto (35), warga Dusun Sinar Ogan, Kampung Sinar Gading, Kecamatan Kasui, Way Kanan, yang ditemukan bersimbah darah dan tak bernyawa lagi di kebun karet. (Foto: Humas Polres Way Kanan).
Jasad Jun Rianto (35), warga Dusun Sinar Ogan, Kampung Sinar Gading, Kecamatan Kasui, Way Kanan, yang ditemukan bersimbah darah dan tak bernyawa lagi di kebun karet. (Foto: Humas Polres Way Kanan).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

KASUI — Seorang pria bernama Jun Rianto (35), warga Dusun Sinar Ogan, Kampung Sinar Gading, Kecamatan Kasui, Way Kanan, ditemukan keluarganya bersimbah darah dan sudah tak bernyawa lagi di sebuah kebun karet, Minggu (5/1/2020) sekitar pukul 09.30 WIB.

Jun diduga jadi korban pembunuhan, pasalnya ditubuh korban terdapat sejumlah luka bekas sayatan benda tajam.

Kapolres Way Kanan, AKBP Andy Siswantoro saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat laki-laki diduga korban pembunuhan. Ia mengatakan, korban diketahui bernama Jun Rianto (35), warga Dusun Sinar Ogan, Kampung Sinar Gading, Kecamatan Kasui. Sebelum ditemukan tewas, korban tidak pulang ke rumah setelah menderes karet.

“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat pembunuhan. Kasus dugaan pembunuhan tersebut, saat masih kami lakukan penyelidikan dan doakan mudah-mudahan bisa segera terungkap,”ujarnya kepada teraslampung.com, Senin (9/1/2020).

Dikatakannya, awalnya petugas Polsek Kasui mendapatkan informasi dari masyarakat, tentang kejadian ditemukannya mayat laki-laki dugaan korban pembunuhan, pada Minggu (5/1/2020) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB.

“Mendapat informasi itu, petugas mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi termasuk keluarga korban untuk menyelidiki lebih lanjut kasus tersebut,”ungkapnya.

AKBP Andy Siswantoro menguatarakan, kronologi kejadian sebelum korban ditemukan tewas, awalnya korban pergi ke kebun untuk menderes karet di Dusun Sinar Ogan, Kampung Sinar Gading pada Sabtu (4/1/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di kebun, ternyata sudah ada kakak korban Jauhari dan ibunya Misnah yang sudah lebih dulu tiba.

“Siang harinya sekitar pukul 11.00 WIB, ibu dan kakaknya ini mengajak korban istirahat menderes karet dan pulang kerumah. Tapi korban tidak mau, lalu ibu dan kakaknya pulang lebih dulu,” kata AKBP Andy Siswantoro.

Selanjutnya,kata mantan Kasubdit II Ditres Narkoba Polda Lampung ini, korban Jun tidak juga pulang ke rumah hingga malam sekitar pukul 21.00 WIB. Karena khawatir dan panik, malam itu juga keluarganya berusaha mencari korban namun korban tidak juga ditemukan.

“Karena kondisi di kebun karet itu sangat gelap, penerangan juga minim dan malam semakin larut maka pencarian korban pun dihentikan,”bebernya.

Pencarian korban dilanjutkan Minggu (5/1/2020) pagi bersama warga setempat dan petugas Bhabinkamtibmas.

Sekitar pukul 09.00 WIB jasad Jun ditemukan di kebun karet milik warga dalam kondisi bersimbah darah dan sudah tidak bernyawa lagi. Petugas mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Kasui.

“Dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia dan di tubuh korban didapati tanda kekerasan adanya luka sayatan dileher dan telinga, serta luka bacok pada bagian kepala,” katanya.

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaBanjir – Longsor di Jabodetabek: 67 Orang Meninggal, 1 Orang Hilang
Artikel berikutnyaIkan Paus Terdampar di Pulau Sebesi Gegerkan Warga
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya