Beranda Hukum Kriminal Warga Sribasuki Jadi Korban Begal di Jl. H.O.S. Cokroaminoto Kotabumi

Warga Sribasuki Jadi Korban Begal di Jl. H.O.S. Cokroaminoto Kotabumi

436
BERBAGI
Suwarni memberikan keterangan kepada penyidik Polres seputar kejadian begal motor yang menimpanya.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎ Suwarni (41), pengendara sepeda motor warga Jalan Cemara, Kelurahan Sribasuki, Kotabumi, Lampung Utara, menjadi korban pembegalan di sekitar kantor Kelurahan Kotabumi Pasar Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Kotabumi, Minggu 05.45 WIB.

Akibat kejadian ini, korban harus merelakan sepeda motor Honda Beat BE 3467 K yang dikendarainya.

Menurut korban, kejadian ini berawal saat dirinya yang mengendarai kendaraan seorang diri diikuti oleh dua orang yang tak dikenal yang mengendarai satu unit motor. Para pelaku mengikuti dirinya sejak dirinya tiba di daerah Kampung baru, Kelurahan Kotabumi Pasar, Kotabumi.

“Sesampainya di perlintasan rel kereta api, para pelaku langsung memepet motor yang saya kendarai,” tuturnya kepada wartawan saat melapor ke Polres Lampung Utara, Senin (19/12).

Setelah berhasil memepet motor korban, salah seorang pelaku berusaha mengambil kunci motor dirinya. Mengetahui perbuatan buruk para tersangka, korban sempat berusaha menghindar dengan membelokan setir motornya ke arah kiri sehingga kunci motornya tak berhasil direbut oleh mereka. Setelah upaya pertama tak berhasil, para pelaku tak kehabisan akal dengan segera menyalip dan melintangkan kendaraannya agar korban tak dapat kabur.

“Salah seorang pelaku menodongkan golok ke saya, sementara, pelaku yang satunya menunjukan pistol,” katanya.

Mirisnya, kata dia, meski suasana jalan dalam keadaan ramai saat pembegalan motor terjadi, tapi warga tak ada yang berani menolong dirinya. Baik warga sekitar maupun pengendara yang melintas hanya bisa melihat saja tanpa melakukan sesuatu. Padahal, dirinya sudah berteriak minta tolong kepada warga. Suwarni mengatakan, setelah kejadian itu dirinya langsung bergegas pulang ke rumah dengan menumpang kendaraan salah seorang pengendara yang kebetulan melintas. Namun, dirinya baru melaporkan kejadian yang menimpanya hari ini.

“Saya sudah sempat teriak minta tolong tapi warga atau para pengendara hanya melihat saja tanpa berani menolong,” papar pedagang cendol di pasar pagi, Kotabumi ini.

Loading...