Warga Tanjunggading Bandarlampung Temukan Mayat Tergantung di Pohon Akasia

Petugas membawa mayat yang ditemukan tergantung di pohon akasia di Kelurahan Tanjunggading ke RSUD Abdul Moeloek, Selasa (4/1/2022).
Petugas membawa mayat yang ditemukan tergantung di pohon akasia di Kelurahan Tanjunggading ke RSUD Abdul Moeloek, Selasa (4/1/2022).
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG — Warga  Bukit Camang RT 05 lingkungan II, Kelurahan Tanjunggading, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandarlampung, dihebohkan dengan penemuan mayat dalam posisi tergantung di pohon akasia, Selasa pagi (4/1/2022).

Menurut Lurah Tanjunggading Rosbandi,  mayat laki-laki berusia antara 30 – 40 tahun itu, ditemukan oleh pekerja tambang batu Bukit Camang sekitar pukul 06.30 Wib.

“Sektar jam setengah tujuh penggali batu di Bukit Camang mencium bau tidak sedap. Dia berusaha mencari sumber bau itu, dia naik ke atas bukit dan melihat seperti ada boneka. Pekerja itu penasaran dia dekati ternyata mayat laki-laki tergantung di pohon Aksia,” kata Rosbandi.

Perkerja tambang batu langsung turun dan melaporkan penemuan mayat itu ke pamong setempat.

“Dia langsung lapor ke RT dan RT langsung melaporkan kejadian penemuan mayat itu ke kelurahan, polisi dan BPBD Kota Bandarlampung,” kata Lurah Rosbandi.

“Mayat laki-laki yang tergantung di pohon Akasia menggantung memakai jaket warna hitam dan celana jean warna biru bukan pakai tali. Dan mayat tersebut langsung di bawa ke RSU Abdoel Moeloek,” tambahnya.

Upaya kelurahan untuk mengetahui apakah ada warganya yang kehilanggan keluarganya telah menyebar photo pria yang menggantung diri itu ke group WhatsApp para Ketua RT.

“Foto sudah kita sebar kalau-kalau itu warga kita tapi sampai saat ini belum ada warga yang melaporkan bahwa mayat tersebut keluarganya,” pungkas Rosbandi.

Dandy Ibrahim