Beranda Iklan Advetorial Warga Tuba Berharap Arinal Perhatikan Petani Sawit

Warga Tuba Berharap Arinal Perhatikan Petani Sawit

225
BERBAGI

Tulang Bawang — Bakal calon Gubernur Lampung Ir Arinal Djunaidi diminta untuk memperhatikan nasib petani sawit. Persoalan harga yang relatif rendah berkisar Rp 1100 per kilo nya menjadi keluhan petani sawit.

Hal ini diungkapkan Joko (42) warga Kampung Bogatama, Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulangbawang kepada Tim Media Jaringan Arinal Berkarya, Minggu (26/11).

” Susah mas mau naikin harga sawit di sini, mau nya dinaikkan gitu sama pemerintah,” kata Joko.

Menurut Joko, jika harga ideal yang diinginkan petani sawit adalah sebesar Rp 1500 per kilo nya. Kenaikan harga sawit ini akan lebih meningkatkan kesejahteraan para petani sawit.

“Senang banget kalau harganya mencapai angka segitu. Selama ini kami bertahan hidup dengan hanya mengandalkan pendapatan dari sawit, ” kata Joko.

Harapan kenaikan harga sawit ini ditujukan Joko kepada sosok bakal calon Gubernur Lampung Ir Arinak Djunaidi. Karena baru Arinal yang masuk ke wilayah mereka dan langsung menyerap aspirasi warga.

“Saya denger pak arinal ahli pertanian, kan pas itu bidang nya, ” imbuh Joko.

Joko pun mendoakan Arjuna sapaan akrab Arinal Djunaidi agar bisa mewujudkan keinginannya menjadi Gubernur Lampung.

“Mudah-mudahan apa yang beliau niatkan menjadi kenyataan, ” tandas Joko.

Warga juga berharap Bakal Calon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diminta lebih memperluas kesempatan kerja, terutama bagi mereka yang baru lulus dari dunia pendidikan.

” Salah satu pembangunan adalah memberikan kesempatan kerja, menciptakan lapangan kerja produktif bagi mereka yang menganggur, ” kata Darsing (85) warga Kampung Bogatama, Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulang Bawang kepada Tim Media Jaringan Arinal Berkarya, Minggu (26/11).

Meski hanya sebatas petani dan transmigran, Darsing yang memiliki enam anak dan 12 cucu ini cukup cermat mengamati perkembangan pembangunan. Dirinya sangat miris dengan banyaknya pengangguran yang kian hari kian membengkak.

“Ya bertahap aja, warga dan masyarakat paham kok kalau membangun itu perlu waktu. Nah khusud peningkatan dan perluasan tenaga kerja ini yang harus diperioritaskan pak Arinal. Kurangi kesenjangan antar bidang, saya yakin oak Arinal bisa melakukan hak itu, ” kata dia.

Selain itu, Darsing menambahkan sangat penting juga meningkatkan sektor industri dan jasa. Namun untuk mewujudkan hal itu, khususnya di Tukangbawang, diperlukan transportasi dan infrastruktur jalan yang memadai, jika itu bisa dilaksanakan, maka daerah-daerag yang masuk dalam katagori kantung kemiskinan perlahan akan berubah dengan sendirinya.

“Rakyat kecil terutama petani itu permintaanya gak aneh-aneh kok, cukup tersedia laham, distribusi pupuk lancar dan harga bagus, tentunya juga didukung infrastruktur nya yang bagus, ” tandas Darsing.

Sementara itu, Bakal Calon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diingatkan agar memperhatikan kinerja tim sukses jika ingin memenangkan pertarungan di pemilihan gubernur Lampung tahun 2018 mendatang. Kinerja timses akan mempengaruhi perolehan suara sang calon sehingga perlu dimaksimalkan kinerjanya.

” Kunci kemenangan salah satu nya di tim sukses, mereka ini harus dipantau dan terus dipacu kerja nya, ” kata Ahmad Hairudin (55) warga Kampung Bogatama kepada Tim Media Jaringan Arinal Berkarya, Minggu (26/11).

Selain timses, kata Ahmad, perlu juga dimaksimalkan kinerja relawan pen dukung sang calon. Untuk. Meraih kemenangan harus extra kerja keras demi meraih kemenangan dalam pemilihan nantinya.

” Selain memberikan dukungan penuh juga diperlukan kebulatan tekad untuk memenangkan calon yang didukung. Saya yakin pak Arinal paham apa yang saya maksud, ” kata Ahmad yang juga pengasuh di Pondok Pesantren Baitut Taqwa.

Dukungan dari kinerja timses dan relawan calon dampaknya bisa membuahkan simpati masyarakat. Jika masyarakat sudah memberikan respon positif, maka progres sang calon berpotensi menjanjikan dalam pertarungan nantinya.

” Maka diperlukan visi serta misi yang jelas juga dari sang calon. Buat program yang menyentuh langsung ke masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan kelompok,” ujarnya.

Ahmad pun menyarankan agar tidak terpengaruh dengan hasil survei, karena apa yang diungkapkan dari hasil survei tidak menjadi patokan dalam hari pemilihan nantinya.

“Luruskan niat dengan motto tulus melayani rakyat, ini motto yang sangat bagus. Pada prinsipnya saya mendukung calon pemimpin yang mau dan benar-benar melayani rakyat,” tandas Ahmad.(ADVETORIAL)

Loading...