Beranda News Nasional Warganet: Kenapa Sih Video Bokep Diduga Anggota DPR Beredar di Bulan Ramadan?

Warganet: Kenapa Sih Video Bokep Diduga Anggota DPR Beredar di Bulan Ramadan?

4043
BERBAGI
Potongan video 'Aryodj di apartemen' (kiri) dan foto Aryo Djojohadikusumo (kanan). Gerindra membantah pria di video itu adalah Aryo. Foto: dok. detikcom
Potongan video 'Aryodj di apartemen' (kiri) dan foto Aryo Djojohadikusumo (kanan). Gerindra membantah pria di video itu adalah Aryo. Foto: dok. detikcom

TERASLAMPUNG.COM — Dalam beberapa hari terakhir dunia maya dibuat heboh dengan informasi beredarnya video porno yang diduga diperankan seorang anggota DPR RI dari Partai Gerindra yang juga keponanan Prabowo Subianto, Aryo Djojohadikusumo.

Media online detik.com melansir, video berdurasi 2 menit 35 detik itu menggambarkan seorang pria dan dua wanita yang tidak mengenakan pakaian.

Si pria melakukan adegan suami istri dengan salah seorang wanita, sedangkan wanita lainnya diminta merekam. Video yang beredar itu diberi judul ‘aryodj di apartemen’.

Ketua DPP Gerindra Habiburokhman menepis tudingan bahwa laki-laki dalam video itu mirip Aryo.Menu

Menurut Habib, itu adalah isu lama yang diramaikan kembali. Sebab, katanya,sebelumnya heboh video tersebut juga pernah muncul beberapa waktu lalu.

Hal senada diungkapkan adik kandung Aryo, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo

“Saya pribadi tidak kaget kami dijadikan target lagi karena survei IDM kemarin mungkin buat mereka panik. Isu lama digoreng lagi,” kata Saras, dikutip detik.com. Senin (28/5/2018).

Sara mengatakan video diduga Aryo itu merupakan isu basi. Menurutnya, video itu diramaikan pihak yang tak menyukai Aryo.

“Sudah basi kalau kita dijadikan target terus kalau ada apa-apa yang mereka nggak suka,” katanya.

Yang dimaksud dengan IDM oleh Saras adalah ekspos hasil survei lembaga survei IDM yang memenangkan Prabowo dalam Pilpres 2019.

Hasil survei yang dirilis IDM menyebutkan elektabilitas Prabowo 50,1%, sedangkan Jokowi hanya 29,8%.

Menanggapi kabar video mesum itu, banyak warganet yang menyayangkan kenapa pornografi justru muncul pada bulan Ramadhan.

“Kenapa sih video bokep beredar di bulan Ramadan? Seperti nggak ada kerjaan saja,” tulis Purwoko, seorang warganet dan pegiat media.

Ahmad Fudoli, warganet warga Bandarlampung, menilai video mesum itu tidak pantas beredar di dunia maya karena merusak akhlak generasi.

“Kita makin hancur kalau begini. Polisi harus bertindak. Terduga pelaku harus mengklarifikasi agar tidak makin bikin heboh,” katanya.