Beranda Views Opini Waspada Banjir, Tanah Longsor, dan Puting Beliung Hingga Akhir Juni

Waspada Banjir, Tanah Longsor, dan Puting Beliung Hingga Akhir Juni

669
BERBAGI
Banjir di kompleks perumahan Nuwo Maffan Kotabumi, Lampung Utara,Jumat (29/12/2017).

Oleh Ramadhan Nurpambudi*

Kondisi atmosfer saat ini masih dalam kondisi yang mendukung potensi pembentukan awan-awan hujan di sebagian besar wilayah Lampung hingga akhir bulan Juni nanti. Kami dari BMKG Lampung sudah mengeluarkan rilis mengenai peningkatan curah hujan sejak Selasa, 19 Juni 2018 yang lalu. Kondisi atmosfer diprediksi akan kembali normal di awal bulan Juli nanti, curah hujan perlahan berkurang dan kembali ke normal kemarau.

Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Lampung agar waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti Banjir, Tanah Longsor, dan juga Puting Beliung. Hujan berpotensi terjadi turun di wilayah Lampung seharian mulai dari pagi hari dan terus berlangsung hingga malam hari sehingga air tidak memiliki waktu untuk meresap ke dalam tanah.

Untuk itu masyarakat agar bisa membersihkan saluran gorong-gorong atau drainase di wilayahnya masing-masing agar tidak terjadi kemampetan yang bisa menyababkan banjir. Masyarakat bisa bekerja sama dengan seluruh ketua RT/RW agar bisa mengkoordinir kegiatan tersebut.

Selain itu hingga akhir bulan Juni ini agar menjauh dari lapangan terbuka tidak berada di bawah pepohanan yang besar karena potensi petir yang semakin meningkat. Petir banyak menyerang wilayah terbuka seperti kebun, lapangan sepakbola, dan sebagainya. Jika ada waktu untuk merapikan pohon-pohon yang lebat akan lebih baik.

Selain petir, potensi puting beliung juga akan meningkat akibat dari pertumbuhan awan Cumulonimbus yang semakin intens akhir-akhir ini. Jika awan Cumulonimbus sudah terpantau di wilayah Bapak/Ibu agar segera masuk ke dalam rumah dan mengajak seluruh keluarga agar masuk ke dalam rumah untuk menghindari kejadian puting beliung ini. Dampak puting beliung ini banyak merusak atap-atap rumah, merobohkan baliho, dan juga merobohkan pohon-pohon yang sudah berumur.

Masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi diimbau untuk tidak melakukan penebangan pohon yang bisa membuat potensi tanah longsor meningkat karena tidak ada penahan tanah jika terjadi hujan lebat di wilayah dataran tinggi.

Untuk wilayah yang selalu menjadi langganan banjir agar meningkatan kewaspadaan dan terus mengikuti perkembangan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG agar sewaktu-waktu ada info cuaca buruk bisa mempersiapkan diri lebih awal. Kita berharap tidak banyak musibah yang terjadi, namun kita tetap perlu waspada untuk menghadapinya.

Kami dari BMKG Lampung terbuka menerima pertanyaan masyarakat Lampung mengenai informasi cuaca yang bisa dihubungi di nomer 0816-404-333 atau Bapak/Ibu bisa mengikuti perkembangan berita di media sosial facebook (Infocuaca BMKG Lampung). Semoga dengan kondisi ini kita semua bisa lebih mendekatkan diri dengan cuaca agar kegiatan kita bisa lebih lancar dan nyaman. Siap selamat bersama BMKG.***

*Prakirawan BMKG Lampung

Loading...