Beranda News Internasional WHO: Wabah MERS di Korsel Besar dan Kompleks

WHO: Wabah MERS di Korsel Besar dan Kompleks

191
BERBAGI
Warga Korsel memakai masker di tempat-tempat umum sebagai langkah pencegahan terhadap virus MERS (Foto.bbc.co.uc).
SEOUL, Teraslampung.com — Wabah MERS (Middle East Respiratory Syndrome) di Korea
Selatan besar dan kompleks. Karena itu, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO),
kasus-kasus baru harus diantisipasi.
Berbicara di Seoul setelah selama seminggu melakukan
penyelidikan, Keiji Fukuda selaku asisten direktur jenderal untuk keamanan
kesehatan WHO mengatakan pihaknya tidak memiliki bukti bahwa penularan virus
MERS tengah berlangsung di Korsel.
Meski demikian, dia mendesak pemerintah Korsel untuk
mempertahankan pengawasan yang ketat, termasuk melacak siapa saja yang pernah
bersentuhan dengan pasien MERS sekaligus memberlakukan larangan perjalanan
terhadap pasien yang diduga mengidap MERS.
“Karena wabah ini besar dan kompleks, kasus-kasus baru
harus diantisipasi,” kata Fukuda, yang merupakan dokter spesialis wabah
influenza.
Berdasarkan pemantauan WHO, terdapat sejumlah faktor yang
berkontribusi pada wabah MERS di
Korsel, antara lain jumlah pasien di bangsal rumah sakit
dan ruang gawat darurat terlalu banyak, kebiasaan dokter yang berkunjung ke
banyak tempat, dan keterbatasan pengenalan dokter akan virus MERS.
Sejauh ini sebanyak 14 pasien telah meninggal dunia dan
138 lainnya telah terjangkit virus MERS di Korsel.
Untuk mencegah penularan, pemerintah Korsel memutuskan
untuk menutup 2.900 sekolah dan mengarantina sedikitnya 3.680 orang.
 Bank sentral Korea Selatan telah memangkas suku bunga
0,25 poin menjadi 1,5%. Langkah ini dilihat sebagai upaya membendung jatuhnya
ekonomi karenawabah MERSdi Korea Selatan.

Sumber: bbc.co.uc
Loading...