Beranda Teras Berita Wow! Asep Sembunyikan Sabu di Celana Dalam

Wow! Asep Sembunyikan Sabu di Celana Dalam

192
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Asep Saputra saat akan diperisksa di Polsekta Panjang, Bandarlampung, Senin (15/6/2015).

BANDARLAMPUNG – Asep Saputra (41), warga Jalan Yos Sudarso Kampung Karang Indah, Panjang diringkus petugas Unit Reskrim Polsekta Panjang saat akan mengirimkan beberapa paket sabu kepada pemesannya di Jalan Teluk Ambon Gang Garuda, Kelurahan Pidada, Panjang, Minggu (14/6) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Saat digeledah, polisi meneemukan delapan paket sedang, dan empat paket kecil sabu yang disembunyikan tersangka Asep di celana dalam saat dilakukan penggeledahan.

Menurut keterangan Asep, ia mengaku baru satu bulan menjadi pengedar narkoba. Dia mendapatkan sabu-sabu sebanyak empat gram, dengan cara membeli sebesar Rp 4,2 juta dari seorang bandar bernama Diana, warga Jakarta.

Saat ditangkap polisi, sabu-sabu tersebut sudah dipecah menjadi beberapa paket, delapan paket sedang dan empat paket kecil yang disembunyikan dirinya di celana dalamnya.

Rencananya, sabu-sabu tersebut akan dijual kembali di tempat hiburan malam yang berada di wilayah Panjang. Satu paket sedang sabu, dijual dirinya sebesar Rp 500 ribu sementara yang paket kecil dijual sebesar Rp 300 ribu. Satu paket sedang dan kecil sabu, ia mendapatkan keuntungan sebesar Rp 300 ribu dan uangnya digunakan untuk keperluan sehari-hari dan berfoya-foya.

“Kenal sama Diana, sewaktu dia (Diana) kerja di tempat hiburan malam di Panjang. Sejak dari situlah, saya mulai sering berhubungan dengan Diana melalui ponsel kalau mau pesan sabu-sabu. Kalau mau pesen sabu-sabu, saya telephon dulu Diana lalu barang itu dikirimkannya melalui kurirnya. Kalau sama kurirnya saya gak kenal, dia itu orang mana dan siapa namanya,”kata Asep di hadapan petugas, Senin (15/6).

Kapolsekta Panjang AKP Aditya Kurniawan menuturkan, penangkapan tersangka Asep Saputra berdasarkan dari hasil penyelidikan. Petugas mendapatkan informasi bahwa di Jalan Teluk Ambon Gang Garuda, Kelurahan Pidada, Panjang akan ada transaksi narkoba.

Berdasarkan  informasi tersebut, kemudian dilakukan pengintaian ditempat yang dimaksud, petugas melihat tersangka Asep melintas menggunakan sepeda motor Yamaha Mio tanpa plat nomor kendaraan.

“Saat akan diberhentikan, tersangka Asep berusaha kabur dengan menabrakan sepeda motornya kepada petugas. Sehingga petugas melakukan penyergapan kepada tersangka,”tutur Aditya kepada wartawan, Senin (15/6).

ketika dilakukan penggeledahan, sambung Aditya, ditemukan barang bukti narkoba sebanyak empat gram yang sudah dipecah menjadi delapan pekat sedang dan empat paket kecil sabu-sabu. Narkoba jenis sabu-sabu tersebut, disembunyikan tersangka Asep di elana dalamnya. Selanjutnya tersangka bersama barang bukti, dibawa ke kantor guna dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Dari keterangan Asep, mantan Kapolsek Tanjungan Lampung Selatan ini menjelaskan, sabu-sabu yang dibawa tersangka akan dijual di tempat hiburan malam yang berada di wilayah Panjang. Tersangka mendapatkan barang haram itu, dari seorang bandar bernama Diana (DPO) yang tinggal
didaerah Jakarta dengan cara membeli sebesar Rp 4,2 juta. Tersangka Asep ini, merupakan pengedar narkoba ditempat hiburan malam.

“Ya kalau dari pengakuannya baru satu bulan mengedarkan narkoba, tersangka Asep adalah pemain lama dan memang sudah menjadi TO kami. Kasus ini masih kita kembangkan untuk mengungkap pelaku lainnya yang identitasnya sudah kami kantogi,”terangnya.

Pasal yang disangkakan untuk menjerat tersangka, Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Loading...