Zulkifli Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Perhiptani Lampung Tengah

  • Bagikan

Supriyanto/Teraslampung.com

Bupati Pairin saat memberikan sambutan pada Muska Perhiptani.

JAKARTA–Peserya Musda Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Lampung Tengah, Kamis (25/9) memilih  Ir.Zulkifli, SE, Asisten IV Bidang Adminitrasi Sekkab Lamteng  secara aklamasi sebagai Ketua  Perhiptani  Kabupaten Lampung Tengah periode 2014-2019.

Ketua Penitia Musda,  Kastawa, mengaku untuk menyamakan visi agar Musda bisa berjalan lancar tanpa mengabaikan proses demokrasi, pihaknya telah menggelar tiga kali pramusda. Pramusda tersebut dimaksudkan merumuskan mekanisme dan menentukan kreteria calon yang tepat untuk memimpin Perhiptani Lamteng selama lima tahun ke depan.

Kriteria ketua Perhiptani yang disepakati di antaranya memiliki lolyalitas dan dedikasi yang tinggi terhadap organisasi dan profesi penyuluh pertanian. Figur ketua, juga mampu menjadi mediator antara penyuluh yang tergabung didalam organisasi Perhiptani dengan pemerintah dan stakeholder pertanian.

”Tak kalah penting Ketua Perhiptani  harus memiliki visi dan misi yang jelas terhadap tujuan organisasi dan dalam mewujudkan petani yang berwawasan agribisnis,”kata ketua panitia Musda Perhipatani Lampung Tengah Kastawa.

Zulkifli mengaku, ketua Perhiptani memegang tanggungjawab yang berat, terutama untuk membangun dinamika orgnaisasi. Menurutnya, Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (SP3K) setidaknya telah memberikan pengakuan atas profesi penyuluh. Sesuai amanat UU tersebut tentunya Perhiptani punya tanggungjawab moral terhadap terwujudnya Revitalisasi Penyuluhan Pertanian.

”UU tersebut juga telah memberikan infirasi bagi para penyuluh bisa lebih maksimal melaksanakan profesi penyuluh pertanian,”kata Zulkifli.

Zulikifli menagatakan, akan segera menata organisasi secara profesional setelah terbentuknya kepengurusan. Setidaknya langkah awal yang harus dilakukan adalah konsulidasi kepengurusan secara terstruktur dan sistimatis untuk membangun kebersamaan.

”Secepatnya saya akan segera melengkapi susunan pengurus dan menyusun program kerja Perhiptani Lampung Tengah secara sistematis dan selaras untuk memberikan arah dan pedoman sekaligus sebagai alat pengendali bagi tercapainya tujuan organisasi,”janjinya.  

Ditegaskan Zulkifli, tanpa ada kebersamaan, dan tanpa sistim yang jelas, tidak menungkin akan menghasilkan kinerja yang bagus. Lalu, langkah berikutnya adalah meningkatkan kualitas sumberdaya penyuluh, sehingga mereka bisa memberdayakan masyarakat.

”Kalau penyuluhnya sendiri tidak berdaya bagaimana dia akan memberdayakan masyarakat,”tegas Zulikifli. .

Upaya peningkatan kualitas sumberdaya penyuluh tersebut, tentunya harus diiringi dengan meningkatkan kerjasama kemitraan antara Perhiptani dengan pemerintah, pelaku usaha, dan perguruan tinggi.

Perhiptani Lampung Tengah juga akan mendorong semua penyuluh menjadi penyuluh polivalen, mendorong petani menjadi petani yang polivalen. Yang semula hanya berorientasi pada peningkatan produksi merubah mindsetnya menjadi petani yang berorientasi agribisnis, dalam rangka meningkatkan pendepatan sebagai tujuan akhirnya.

”Untuk mencapai itu semua, perlu disatukan gerak dan  persepsi, baik penyuluh maupun petani,”katanya.

Tugas Perhiptanilah untuk membuat satu persepsi satu langkah, sehingga apa yang diharapkan pemerintah dan harapan petani meningkatkan kesejahhteraan dapat dicapai. Petani kedepan tidak lagi berpikir tentang satu komoditas tetapi komoditas polivalen juga. Sepanjang petani itu tidak mempunyai hasil harian, mingguan, bulanan, dan musiman serta tahunan bohong akan meningkat kesejahteraannya.

”Kita tahu petani kita rata-rata memilik lahan pertanian dibawah setengah hektare, ini bagimanapun solusinya bila hanya fokus pada monokultur  atau hanya satu komoditas. Tentu tidak akan pernah bisa meningkatkan pendapatan petani,”katanya.

Sesuai AD/ART kepengurusan di tingkat Kabupaten terdiri dari Ketua I, Ketua II, Sekretaris I dan Sekrtaris II, Bendahara dan 4 bidang meliputi Bidang Organisasi, Bidang Peningkatan  Profesi dan Keilmuan, Bidang Kesejahteraan Anggota, Bidang Pengabdian Masyarakat. Sedang ditingkat cabang, dibentuk Cabang Perhiptani di 28 Cabang yang berkedudukan di wilayah kecamatan se Lampung Tengah.

Saat ini di Lampung Tengah terdapat sekitar 262 penyluh pertanian, terdiri dari 138 orang penyuluh berstatus PNS meliputi 114 orang penyuluh pertanian, 20 orang penyuluh kehutanan, dan 4 orang penyuluh perikanan. Lalu penyuluh tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian (THLTBPP) dari pusat 82 orang, THL perikanan atau Penyuluh Perikanan Tenaga Kontrak (PPTK) 6 orang, penyuluh THL pertanian provinsi 5 orang dan penyuluh swakarsa pertanian 25 orang serta 6 orang penyuluh swakarsa perikanan.

  • Bagikan