Beranda Hukum Korupsi Kasus Dugaan Makelar Proyek Rp 14 M, Polda Lampung Periksa Farizal Pekan...

Kasus Dugaan Makelar Proyek Rp 14 M, Polda Lampung Periksa Farizal Pekan Depan

BERBAGI
Farizal saat bertemu dengan para rekanan di sebuah restoran di Bandarlampung, akhir Juli 2016.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Penyidik Subdit II Ditreskrimum Polda Lampung, akan melakukan pemeriksaan mantan Karo Perekonomian Provinsi Lampung, Farizal Badri Zaini pekan depan terkait dugaan kasus makelar proyek pembangunan senilai Rp 14 miliar.

Kasubdit II Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Irwandi mengatakan pihaknya akan memanggil terlapor Farizal Badri Zaini pekan depan. Pemeriksaan tersebut, terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan fee proyek pembanguan di Lampung senilai Rp 14 miliar.

“Sudah kami rencanakan, minggu depan pemeriksaan Farizal, tidak hanya Farizal saja, bahkan istrinya juga akan kami panggil dan diperiksa,”kata Irwandi, Jumat (9/9/2016).

Sejauh ini, kata Irwandi, pihaknya masih memperdalam keterangan para saksi, untuk menguatkan keterangan pelapor Djoko Prihartanto, mantan Kasubid Sarana dan Prasarana Bakorluh Provinsi Lampung.

BACA: Video: Pejabat dan Para Rekanan Soal Bagi-Bagi Proyek APBD P Lampung Rp52 Miliar

“Keterangan dari saksi, masih kami perdalam sesuai laporan Djoko. Uang sebesar Rp 14 miliar itu, sudah diserahkan Djoko kepada Farizal dan diserahkannya tidak hanya di satu tempat,”uajrnya.

Dikatakannya, terkait dengan laporan tersebut, ada delapan orang saksi yang sudah dimintai keterangannya. Diakuinya, dalam pemeriksaan saksi menemui kendala, karena ada saksi yang belum memenuhi panggilan untuk dimintai keterangannya.

“Ada delapan orang saksi yang sudah diperiksa, kendalanya ada saksi-saksi yang belum memenuhi panggilan,”ungkapnya.

Dengan beredarnya rekaman video penyerahan uang, kata Irwandi, pihaknya akan memeriksa rekaman video tersebut yang sudah banyak menyebar dan menjadi viral di beberapa media sosial.

“Ya kami akan cek video yang sudah menyebar itu nanti, apakah video itu benar atau hasil editan. Tapi saat ini, kami masih fokus pemeriksaan saksi,”ucap pria dengan melati dua dipundaknya.

Menurutnya, kasus tersebut, tidak menutup kemungkinan tersangkanya lebih dari satu orang. Meski demikian, pihaknya belum bisa menyebutkan siapa dan berapa orang yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

“Saat ini kami tidak bisa berandai-andai, kami akan sebutkan siapa tersangkanya tapi itu nanti,”ujarnya.

BACA: Heboh Video Setor Uang untuk “Bos” dalam Kasus Makelar Proyek Pemprov Lampung Senilai Rp 14 M

Irwandi mengutaran, setelah dilakukan pemeriksaan saksi dan terlapor, pihaknya akan gelarkan perkaranya untuk menentukan siapa yang akan menjadi tersangka dalam kasus makelar proyek tersebut.

“Setelah didalami dan memenuhi unsur, maka akan kita panggil sebagai tersangka.”Terangnya.

Diketahui sebelumnya, pada 2 Agustus 2016 lalu, Djoko Prihartanto selaku Kasubid Sarana dan prasarana Bakorluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Lampung, melaporkan Karo Perekonomian Pemprov Lampung, Farizal Badri Zaini terkait dugaan penipuan dan penggelapan sejumlah uang setoran proyek senilai Rp14 miliar milik sejumlah rekanan.

Laporan tersebut tertuang berdasarkan nomor laporan polisi dengan nomor: LP/B–1009/VIII/2016/LPG/SPKT tertanggal 2 Agustus 2016

Berdasarkan laporan tersebut, Polda Lampung meningkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang proyek senilai Rp 14 miliar tersebut, yang melibatkan mantan Karo Perekonomian.

Uang yang merupakan fee proyek tersebut, diserahkan oleh para rekanan kepada Djoko. Sedangkan Djoko mengaku, telah menyerahkan uang senilai Rp 14 miliar tersebut kepada Farizal. Ternyata uang milik rekanan yang sudah diserahkan itu, proyek yang dijanjikan ke rekanan tidak kunjung didapatkan.

BACA JUGA:

loading...