Beranda Hukum Kriminal Ayah dan Dua Saudara Kandung Tersangka Pemaksaan Inses di Pringsewu Terancam Penjara...

Ayah dan Dua Saudara Kandung Tersangka Pemaksaan Inses di Pringsewu Terancam Penjara 15 Tahun

556
BERBAGI
Tiga tersangka pemerkosa anak dan saudara kandung digelandang ke Mapolres Tanggamus, Jumat, 22 Februari 2019.

TERASLAMPUNG.COM — Polres Tanggamus pada Jumat, 23 Februari 2019, menetapkan ayah kandung dan dua anaknya yang menjadi pelaku pemaksaan hubungan intim sedarah (inses) dengan korban gadis disabilitas berinisia  AG, sebagai tersangka. Kini, tiga pria bejat warga Pekon (Desa) Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu itu dtahan di tahanan Polres Tanggamus.

BACA: Ayah dan Dua Saudara Kandung Pemerkosa Gadis Disabilitas di Pringsewu Diringkus Polisi

Selain ayah kandung berinisia JM (44 tahun), dua kakak kandung korban berinisia  SA (23) dan adik kandung korban berinsial YG (15) juga terancam hukuman penjara 15 tahun lebih.

Dalam pemeriksaan polisi terungkap, pemerkosaan itu dilakukan ketiga tersangka selama setahun terakhir. Setidaknya sejak ibu kandung korban yang juga istri JM dan ibu kandung SA dan YG meninggal.

Aksi bejat itu dilakukan setelah korban berhasil dirayu untuk tinggal bersama ketiga tersangka. Sebelumnya, pascameninggalnya ibu kandungnya, AG tinggal bersama neneknya.

Mewakili Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, Kanit PPA Polres Tanggamus, Ipda Primadona Laila, mengungkapkan pihaknya pada  Jumat (22/2/19) menerima pelimpahan pelaku persetubuhan dalam keluarga dimana pelakunya adalah ayah dan 2 anaknya laki-lakinya berikut barang bukti.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui dalam kurun waktu 1 tahun, ayahnya mengaku 5 kali menyetubuhi anak kandungnya itu. Kemudian kakaknya mengaku 120 kali dan adiknya mengaku 60 kali,” katanya, Sabtu, 23 Februari 2019.

Menurut Ipda Primadona Laila, ketidakberdayaan korban justru dimanfaatkan para tersangka melakukan (pemaksaan) persetubuhan. Semua aksi para pelaku dilakukan di  dalam rumah yang mereka huni bersama.

Ketidakberdayaan itu motif ayah kandung korban melakukan persetubuhan itu.Sedangkan adik kandung korban melakukannya karena keduanya sering menonton film porno yang ada di telepon genggam kakaknya.

“Kedua tersangka lain, motifnya karena sering menonton film porno di handphone dari situ mereka mulai menyetubuhi korban, namun handphone itu sendiri saat ini diakui tersangka sudah rusak,” Ipda Primadona Laila menambahkan.

Atas perbuatan itu ketiga tersangka dijerat pasal Ancaman hukuman untuk Pasal 81 ayat 3 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun ditambah 1/3 dari ancaman maksimal sebab dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang mempunyai hubungan darah,” kata Ipda Primadona Laila.

TL|Polres Tanggamus|polrestanggamus.com

 

Loading...