Beranda News Peristiwa Banjir-Longsor di Waykerap-Sedayu, Jalinbar Tanggamus – Pesisir Barat Putus Total

Banjir-Longsor di Waykerap-Sedayu, Jalinbar Tanggamus – Pesisir Barat Putus Total

5580
BERBAGI
Banjir di wilayah Kecamatan Semaka, Tanggamus, Kamis (9/1/2020). Foto: Mezi Kurniawan

TERASLAMPUNG.COM — Hujan deras yang mengguyur wilayah Tanggamus sejak sore hingga malam, Kamis (9/1/2020), tidak hanya menyebabkan banjir bandang di beberapa desa di wilayah Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus. Hujan juga menyebabkan sejumlah titik jalan lintas barat (Jalinbar) yang menghubungkan Kabupaten Tanggamus dengan Kabupaten Pesisir Barat putus total.

BACA: Hujan Deras di Tanggamus: Sedayu Longsor, Waykerap Banjir Bandang

Jalan trans Sumatera tepatnya jalinbar ruas Semaka Kabupaten Tanggamus menuju Krui, Kabupaten Pesisir Barat putus total alias tidak bisa dilalui karena di beberapa titik tertimbun material banjir yang terbawa arus banjir dan longsor. Pengguna jalan yang hendak melintasi Jalinbar dari awah Bandarlampung tidak disarankan melintasi jalan ini.

Di Pekon (Desa) Pardawaras setidaknya ada  dua titik banjir yang mengakibatkan tertutupnya badan jalan sehingga arus lalu lintas dari dan menuju Pesisir Barat putus total.

Hal serupa juga terjadi di Perkon Waykerap.

Hujan deras dalam durasi lama (hingga Kamis malam pukul 22.00 WIB) membuat genangan banjir meluas. Warga di sejumlah desa sudah mengungsi ke tempat yang aman.

Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto  dan Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf. Arman Aris Sallo serta jajaran kepolisian, TNI, dan petugas BPBD meninjau lokasi banjir dan longsor tadi malam.

“Jalan di simpang Sedayu tertutup material longsor dan banjir. Sebab itu, kami menyarankan pengguna jalan dari  Bandarlampung yang hendak menuju Pesisir Barat tidak melewat jalan lintas barat,” kata AKBP Hesmu Baroto.

Belum ada konfirmasi lebih jauh soal data luasan areal yang dilanda banjir, jumlah warga yang mengungsi, dan kerugian yang dialami warga.

Sangat disayangkan, akun atau halaman media sosial yang dikelola BPPD Tanggamus yang seharusnya menjadi media komunikasi dengan warga hingga Jumat (10/1/2020) belum menyampaikan informasi apa pun terkait banjir.

Loading...