Beranda News Nasional BPOM Kembali Sita Kosmestik Ilegal Senilai Rp 3 Miliar

BPOM Kembali Sita Kosmestik Ilegal Senilai Rp 3 Miliar

1274
BERBAGI
Kosmetik ilegal senilai Rp 3 miluar disita BPOM, Rabu,28 Maret 2018. (Foto: merdeka.com)

TERASLAMPUNG.COM — Tim Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyita kosmetika ilegal sebanyak 900 koli senilai Rp 3 miliar di Jl. Kayu Besar No. 1 RT. 01 RW. 08 Kel. Tegal Alur, Cengkareng, Jakarta,Rabu (28/3/2018).

Merek kosmetika yang disita antara lain Animate Vitamin E, Egg White, dan Cherveen.

Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito, menegaskan pihaknya akan melakukan pengujian laboratorium untuk mengetahui apakah terdapat kandungan bahan dilarang atau berbahaya dalam produk kosmetika tersebut.

“Ini jelas pelanggaran yaitu mendistribusikan sediaan farmasi berupa kosmetika tanpa izin edar/ilegal. Untuk itu kami akan usut tuntas dan tindak tegas agar memberikan efek jera,’’ tegas Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito, saat konferensi pers di kantor BPOM RI, (28/03).

Menurut Penny K. Lukito menjelaskan bahwa produk kosmetika illegal ini diperkirakan akan diedarkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

BACA: BPOM dan Polda Lampung Gagalkan Pengiriman Kosmetik Ilegal Rp 2,5 Miliar di Bakauheni

“Sumber produk masih dalam pengembangan dan pemeriksaan petugas BPOM RI”, ujarnya.

Terhadap temuan ini, PPNS BPOM RI akan menindaklanjuti dengan proses pro-justitia guna mengungkap aktor intelektualnya. Pelaku diduga melanggar Pasal 196 dan/ atau Pasal 197 UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yaitu mendistribusikan produk sediaan farmasi jenis kosmetika Tanpa Izin Edar dan/ atau mengandung bahan yang dilarang dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 1,5 miliar rupiah.

Terkait maraknya peredaran produk ilegal, Kepala BPOM RI kembali meminta kepada seluruh pelaku usaha di bidang obat dan makanan untuk mematuhi segala peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Masyarakat juga diharapkan untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk yang akan dikonsumsi. Jangan membeli atau mengonsumsi produk kosmetika yang tidak memiliki izin edar/nomor notifikasi. Ingat selalu Cek KLIK, Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin edar, dan Cek Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk kosmetika,” katanya.

BACA: BBPOM Lampung: Mengandung Cacing Parasit, 27 Merek Sarden Dilarang Beredar

Sebelumnya, pada Selasa (27/3/2018) BPOM) menyita 1 kontainer kosmetik ilegal diduga dari Filipina bermerek RDL Hydroquinone Tretinion Babyface di Merak, Banten.

Kosmetik sebanyak 1.055 karton senilai Rp 5,4 miliar itu dikirimkan ke Jakarta melalui Pulau Sumatera lewat jalur darat.

Loading...