Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Dokter Spesialis Mogok, RSU Ryacudu Kotabumi Berhenti Layani Pasien

Dokter Spesialis Mogok, RSU Ryacudu Kotabumi Berhenti Layani Pasien

1806
BERBAGI
‎Ketua DPRD Lampung Utara, Romli saat sidak di RSU Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara, Selasa (14/1/2020).

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi — Rumah Sakit Umum (RSU) Ryacudu, Kotabumi, Lampung Utara, menolak pasien yang hendak berobat ke dokter spesialis di rumah sakit pelat merah itu. Alasannya, hingga Selasa, 14 Januari 2020, para dokter spesialis tetap mogok kerja.

Para dokter spesialis RSU Ryacudu mogok kerja sebagai protes karena uang tunjangan kerja sering tidak dibayar oleh Pemkab Lampung Utara.

BACA: Tunjangan Bulanan Kerap Hangus, Dokter Spesialis RSUR Mogok Kerja

“Para dokter spesialis menolak untuk melayani pasien sehingga para pasien hanya dilayani oleh dokter umum,” kata Ketua DPRD Lampung Utara, Romli usai sidak di RSU Ryacudu, Selasa pagi (14/1/2020).

Romli menyayangkan adanya aksi mogok para dokter spesialis karena sangat merugikan masyarakat. Masyarakat yang ingin berobat terpaksa mendapat pelayanan seadanya dan harus memilih berobat ke RS lain jika ingin mendapatkan pelayanan intensif.

“Ini soal kepentingan orang banyak. Mestinya mereka tidak seperti itu,” tegas dia.

Pihaknya berjanji akan sesegera mungkin menindaklanjuti kondisi tersebut supaya tidak berlarut – larut. Dengan demikian, pelayanan terhadap pasien akan kembali berjalan normal seperti biasanya.

“Sekali lagi, saya mohon kebesaran hati para dokter spesialis untuk tetap melayani pasien sembari kami bersama eksekutif mencari solusi terkait tuntutan mereka,” ‎pinta Romli.

Pelaksana Tugas Direktur RSUR Kotabumi, Syah Indra Husada Lubis, mengaku terpaksa mengambil kebijakan ini karena para koleganya masih tetap mogok kerja. Mereka masih bersikeras menuntut pelunasan uang tunjangan bulanan mereka tahun 2018 dan 2019.

“Pelayanan terhadap anak dan kandungan masih berjalan. Selain itu tidak melayani dan sudah kami beritahukan kepada pasien,” jelas dia.

Syah Indra mengaku manajemen RSUR Kotabumi dan Pemkab Lampung Utara terus mengupayakan solusi terbaik agar pelayanan terhadap pasien dapat kembali normal.

Karena masih belum ada kesimpulan seputar persoalan ini, Syah Indra tidak dapat memastikan kapan para koleganya akan kembali menjalan tugas seperti biasanya.

“Pak Pj Sekda sudah berikan penjelasan, tapi memang masih belum ada dialog dengan mereka terkait tuntutan tersebut,” katanya.

Sebelumnya, ‎Senin (13/1/2020), seluruh dokter spesialis di Rumah Sakit Umum H.M.Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara ‎melakukan aksi mogok kerja mulai . Aksi mogok kerja ini merupakan puncak kekesalan mereka karena nyaris tiap tahun uang tunjangan mereka selalu hangus beberapa bulan.

Loading...