Beranda Headline Heboh Polisi Berfoto Ria dengan Lima Mayat Tersangka Begal, Tim Paminal Mabes Polri...

Heboh Polisi Berfoto Ria dengan Lima Mayat Tersangka Begal, Tim Paminal Mabes Polri ke Lampung

1243
BERBAGI
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Sulistyaningsih memberikan keterangan terkait kedatangan tim Paminal Mabes Polri di Mapolresta Bandarlampung, Senin (3/4/2017).
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Sulistyaningsih memberikan keterangan terkait kedatangan tim Paminal Mabes Polri di Mapolresta Bandarlampung, Senin (3/4/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Foto polisi berfoto dengan lima mayat tersangka begal yang mati ditembak menjadi viral di media sosial. Viralnya foto di media sosial (facebook) anggota polisi yang berpose dengan lima pelaku begal asal Jabung, Lampung Timur yang ditembak mati pada Sabtu (1/4/2017) lalu, membuat Tim Pengamanan Internal (Paminal) Mabes Polri turun ke Lampung untuk melakukan pemeriksaan.

BACA: Foto Bersama Lima Mayat Tersangka Begal, Mabes Polri Periksa Tekab 308 Polresta Bandarlampung

Kepala bidang (Kabid) Humas Polda Lampung, Kombes Pol Sulistyaningsih saat diwawancarai di Mapolresta Bandarlampung, membenarkan mengenai kedatangan Tim Paminal Mabes Polri ke Lampung.

“Ya benar, ada tim Paminal Mabes Polri berjumlah tujuh orang datang ke lampung. Kedatangan tim itu, untuk memeriksa konten foto yang beredar viral di media sosial,”ujarnya, Senin (3/4/2017) siang.

Sulis mengutarakan, pemeriksaan tersebut dipimpin oleh Karo Paminal Mabes Polri, Brigjen Pol Baharudin Jafar. Pemeriksaan tersebut dilakukan, karena konten foto anggota polisi yang berpose dengan lima pelaku begal yang ditembak mati dan telah disebar itu melanggar kode etik profesi.

“Tim Paminal Mabes Polri, sangat menyayangkan anggota polisi yang berpose foto seperti itu. Saat ini, tim masih mendalami siapa yang pertamakali menyebar foto tersebut ke ranah publik hingga menjadi viral di media sosial,”terangnya.

Pantauan teraslampung.com, tim Paminal Mabes Polri melakukan pemeriksaan terhadap Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, bersama anggotanya tim Tekab 308 di ruangan Kapolresta Bandarlampung.

BACA: Lima Tersangka Begal Tewas dalam Baku Tembak di Jembatan Layang Srengsem

Selain itu juga, tampak terlihat Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno bersama para pejabat utama Polda Lampung berada di Mapolresta Bandarlampung.

Sejak berita lima tersangka begal muncul di media massa, beredar juga  foto beberapa anggota polisi berpose di antara jejeran lima mayat pelaku begal asal Jabung, Lampung Timur yang berhasil dibekuk oleh tim Tekab 308 Polresta Bandarlampung itu. Padahal, baik media online maupun media cetak dan televisi belum ada yang diketahui memuat foto tersebut.

Foto yang telah diunggah di akun Facebook tersebut mendapatkan tanggapan dari puluhan netizen. Tanggapan tersebut, ada yang mendukung langkah kepolisian melakukan tindakan tegas dalam memberantas para pelaku begal. Bahkan ada juga, netizen yang menanggapi foto tersebut sangatlah tidak manusiawi meski sebagai pelaku kejahatan.

Setelah sehari foto tersebut ramai diperbincangkan di media sosial facebook, saat ini foto yang sudah diunggaj dan beredar tersebut sudah tidak lagi ditemukan di laman akun media sosial para netizen.

Diberitakan sebelumnya, tim Tekab 308 Polresta Bandarlampung, baku tembak dengan para pelaku begal sadistis asal Jabung, Lampung Timur saat dilakukan penangkapan di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Srengsem, Panjang, Sabtu (1/4/2017) pagi lalu. Dari penangkapan tersebut, lima pelaku begal tewas ditembus timah panas polisi.

Kelima pelaku begal yang tewas tersebut adalah, SAFAR (20) dan Junaidi Ibrahim alias Yogi (20) dan HE (17), ketiganya warga Desa Negara Batin, Jabung, Lampung Timur. Lalu RK (17) dan IS (17), keduanya warga Negara Saka, Jabung, Lampung Timur.

Dari penangkapan para pelaku, disita barang buktu berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, empat butir peluru aktif, satu butir selongsong, dua buah gagang kunci letter T, enam buah anak kunci T, tiga bilah senjata tajam jenis celurit, dua unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dan Honda Kharisma.

“Lima pelaku begal tersebut, terpaksa dilakukan tindakan tegas, karena adanya perlawanan saat dilakukan penangkapan,”ujar Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono.

Para pelaku begal tersebut, kata Murbani, adalah residivis dan buronan (DPO) yang sudah melakukan aksi pembegalan lebih dari 30 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Kota Bandarlampung.

Loading...