Beranda Hukum Hendak Ikut Aksi Tolak Omnibus Law di Bandarlampung, Puluhan Pelajar dan Mahasiswa...

Hendak Ikut Aksi Tolak Omnibus Law di Bandarlampung, Puluhan Pelajar dan Mahasiswa Diamankan Polisi

777
BERBAGI
Para pelajar dan mahasiswa akan ikut aksi Omnibus Law di Bundaran Tugu Adipura Bandarlampung ditangkap polisi, Kamis (8/10/2020). Mereka kemudian dikumpulkan di lapangan tenis Polrsta Bandarlampung.
Para pelajar dan mahasiswa akan ikut aksi Omnibus Law di Bundaran Tugu Adipura Bandarlampung ditangkap polisi, Kamis (8/10/2020). Mereka kemudian dikumpulkan di lapangan tenis Polrsta Bandarlampung.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG—Puluhan pelajar SMA, mahasiswa, dan warga yang berasal dari luar Kota Bandarlampung diamankan tim gabungan Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung ke Mapolresta Bandarlampung, Kamis (8/10/2020). Mereka diamankan saat mengikuti unjuk rasa massa aksi dari berbagai elemen buruh Lampung menolak Omnibus Law di Bundaran Tugu Adipura Bandarlampung.

BACA: Mau Ikut Aksi Tolak Omnibus Law, 7 Pria Diamankan karena Bawa Botol Isi BBM

Para pelajar tersebut berasal dari luar Kota Bandarlampung seperti Natar, Lampung Selatan, Tulangbawang, Kota Metro dan Daerah lainnya. Mereka membawa tas ransel. Namun petugas tidak menemukan benda atau alat yang membahayakan dari dalam tas para pelajar tersebut.

Polisi mengaku para pelajar tersebut terpaksa diamanka  lantaran disinyalir hendak ikut dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan massa aksi dari beberapa elemen buruh di Lampung yang menolak pengesahan UU Cipta Kerja.

Pelajar, mahasiswa, dan warga yang diamankan tersebut, dikumpulkan oleh petugas di lapangan tenis Mapolresta Bandarlampung untuk didata dan dimintai keterangannya.

Informasi yang diterima teraslampung.com, para pelajar yang diamankan tersebut berjumlah sekitar 25 orang. Mereka mengaku berasal dari sekolah SMK Muhammadiyah Tumijajar, Tulangbawang Barat.

Menurut pengakuan salah satu pelajar yang diamankan, ia datang ke Kota Bandarlampung sejak Rabu malam (7/10/2020). “Kami datang ke sini (Bandarlampung), naik sepeda motor bersama rombongan dan sudah dari semalam,”kata pelajar tersebut kepada petugas.

Beberapa perwakilan keluarga  para pelajar tersebut  dan pihak sekolah terlihat datang ke Mapolresta Bandarlampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsya,  saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya selalu mengedepankan upaya preventif dalam penanganan massa aksi tersebut.

“Kami minta kepada para pelajar, agar tidak ikut-ikutan dalam aksi apalagi sampai membuat kerusuhan. Terkait diamankannya para pelajar tersebut, kami sudah koordinasi dengan pihak sekolah dan pihak dinas pendidikan setempat,”ujarnya kepada teraslampung.com, Kamis (8/10/2020).

Menurutnya, dalam mengamankan aksi massa unjuk rasa yang membuat kerusuhan atau anarkis, petugas tidak menggunakan peluru tajam untuk membubarkan massa.

 

Loading...