Beranda Pendidikan Iptek Hindari Sambaran Petir, Jangan Menelepon Saat Cuaca Buruk

Hindari Sambaran Petir, Jangan Menelepon Saat Cuaca Buruk

521
BERBAGI
Ilustrasi petir. © gizmodo.com

TERASLAMPUNG.COM — Tujuh pekerja yang sedang berteduh di gubuk di ladang jagung di Desa Sinarharapan, Sungkai Barat, Lampung Utara,tersambar petir, Minggu sore, 10 Maret 2019.

Petir menyambar hanya sekitar lima menit setelah salah satu di antara tujuh orang itu menyalakan handphone. Maksudnya baik: hanya untuk melihat jam berapa saat itu,di layar HP.

BACA: Tujuh Orang Tersambar Petir di Desa Sinarharapan Lampung Utara

Benarkah main HP berbahaya saat turun hujan dan frekuensi munculnya petir sedang tinggi?

Sejauh ini belum ada kesimpulan dari para ahli yang menyebutkan ada hubungan antara sambaran petir dengan sinyal HP. Seorang ahli dari NOAA National Weather Service, John Jensenius, bahkan dengan yakin mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara penggunaan ponsel dengan kejadian tersambar petir.

“Orang-orang tersambar petir disebabkan mereka berada di tempat yang salah dan waktu yang salah. Tidak ada bahaya dari petir yang berhubungan langsung dengan telepon seluler,” kata Jensenius, seperti dikutip Phone Arena, 23 Juli 2018 lalu.

Menurutnya, menggunakan ponsel saat badai atau hujan sangat aman lantaran perangkat tersebut tidak memiliki koneksi secara fisik dan sambungan arus listrik sehingga petir terdekat tidak dapat mencapainya.

Namun, katanya, telepon rumah justru berbahaya jika digunakan saat hujan dan petir sedang menggelegar. Alasannya: telepon rumah salah satu alat komunikasi itu terhubung dengan listrik secara langsung melalui kabelnya.

Mengecas bateri ponsel dengan cara konvensional, yaitu memasang charger ke stop kontak, juga layak dihindari ketika hujan turun dan petir menyambar. Kisah pilunya pernah terjadi pada 2012 lalu, saat pria asal Malaysia tewas tersambar petir di rumahnya sendiri ketika tengah mencopot charger ponselnya dari stop kontak.

Insiden tersebut membuat stop kontak yang digunakan pria itu  untuk mengisi baterai telepon genggamnya hangus terbakar.

TL | Dewira

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaLomba Cipta Puisi Krakatau Award 2019 Digelar, Total Hadiah Rp15 Juta
Artikel berikutnyaBupati Lambar Resmikan Gedung Baru Puskesmas Rawat Inap Batu Brak
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya